EKSPEDISI
BANTEN SELATAN

Eskpedisi Banten Selatan

Banten Selatan

Banten adalah provinsi yang berbatasan langsung dengan ibu kota negara. Bandara dan pelabuhan terbesar ada di sini. Namun, cerita tentang ketertinggalan tak pernah lekang dari Banten, khususnya bagian selatan. Padahal daerah itu kaya potensi sumber daya alam. Budaya masyarakatnya juga unik. Ikuti perjalanan tim detikXpedition memotret realitas kehidupan masyarakat Banten.

Rute Ekspedisi

  1. Sajira, dari sinilah batu Kalimaya yang diburu para penggemar batu akik berasal. Penambangan tradisional berlangsung puluhan tahun.
  2. Kanekes adalah tempat tinggal suku Baduy. Orang Baduy teguh memegang kearifan lokal agar tak terkontaminasi budaya modern.
  3. Beberapa kampung di Cibeber masih gelap gulita. Medan yang berat menjadi kendala pemasangan jaringan listrik di daerah tersebut.
  4. Rancapinang dan daerah di bibir pantai selatan Pandeglang menyimpan banyak potensi wisata partai yang indah.
  5. Ujung Jaya adalah desa terpencil yang terletak paling ujung barat pulau Jawa. Listrik baru saja menyapa daerah ini.
  6. Ujung Kulon menjadi habitat Badak Jawa. Berbagai cara diupayakan untuk menjaga kelangsungan hidup satwa langka tersebut.


Jejak Perjalanan


Iwan ‘Podol’ Si Abah Badak Indonesia 

Ridwan Setiawan atau Iwan “Podol” adalah seorang pakar badak. Sampai-sampai dijuluki Podol, yang berarti kotoran makhluk hidup karena sering meneliti kotoran badak.

Pantai Indah Seharga Dua Ratus Rupiah 

Hamparan pasir putih banyak terdapat di Kecamatan Cimanggu, Pandeglang, Banten, namun susah dinikmati karena jalanan yang jelek. Bahkan pantai ini sudah dimiliki pengusaha dari Jakarta.

Aermokla, Benteng Terakhir Tan Malaka 

Aermokla merupakan kampung yang berada di wilayah TNUK. Lokasi itu dulu menjadi tepat bersembunyi pemberontak yang berujung pada pembantaian.

Jangan Seperti Harimau Jawa yang Tahu-tahu Punah video

Tapi, dalam perkembangan ilmu pengetahuan, justru jangan seperti kasus harimau Jawa. Kita belum melakukan apa-apa, tahu-tahu punah,

Menanam Pakan Favorit untuk Badak Jawa video

Badak Jawa antara lain menyukai tanaman putat, bayur, bisoro, dan cijahe. Puluhan hektare lahan di Ujung Kulon kini ditanami tumbuh-tumbuhan pakan itu untuk menjaga keberlangsungan badak.

‘Menangkap’ Rupa Si Kuku Ganjil

Camera trap dipasang untuk memonitor badak Jawa dan populasinya. Obyek lain, mulai macan kumbang hingga perambah hutan, pun ikut “tertangkap”.

Melacak Robot dan Rawing di Ujung Kulon (3) video

Bau khas tubuh badak tercium oleh kami. Artinya, badak berada tidak jauh dari kami. Tim pun diminta waspada bila badak tiba-tiba muncul dari rerimbunan.

Melacak Robot dan Rawing di Ujung Kulon (2)

Jejak badak Jawa berupa kotoran kami temukan. Telapak kaki badak juga masih terlihat jelas di area yang ditumbuhi bisoro, pohon makanan favorit mereka..

Melacak Robot dan Rawing di Ujung Kulon (1)

Dua badak Jawa ditengarai berkelana ke kawasan dekat perkampungan di Cegog. Kami pun masuk ke hutan Ujung Kulon untuk melacak jejaknya..

Berjuang demi Tegaknya Tiang video

Untuk mengirim satu tiang listrik di Desa Sukamulya, dibutuhkan waktu seharian. Medan jalan yang berat dan jembatan gantung menjadi rintangan.

Jalan Kaki 5 Km demi Atasi Byar-Pet

Untuk mencapai lokasi kerusakan jaringan listrik di pedalaman Banten, terkadang petugas harus berjalan kaki dalam jarak yang jauh. 

Ketika Azan Bergema di Desa Terpencil Banten infografis

Kini mereka bisa menonton televisi tanpa harus berjalan kaki. Azan pun terdengar dari pengeras suara masjid

Lebak, Kampung Seribu Jembatan Gantung

Jembatan gantung merupakan sarana vital bagi warga Lebak. Namun setengah dari seribuan jembatan gantung di Lebak kondisinya darurat.

Mereka yang Bertahan Menjadi Baduy video

Orang Baduy bertekad mempertahankan adatnya. Mereka tetap patuh walaupun berada di luar tiga kampung Baduy Dalam.

Ketika Tanah Baduy Terasa Kian Sempit video

Generasi Baduy satu per satu hengkang. Tanah ulayat tak lagi cukup untuk digarap.

Kisah Bidan Desa Menembus Adat Baduy video

Ketekunan Bidan Eros Rosita mampu membuka kesadaran kesehatan masyarakat Baduy. Mereka kini mau menerima pelayanan medis.

Melongok Waduk Karian, Lebak

Warga Kampung Sepang, kini terkucil. Bertahan karena ganti rugi yang diberikan, menurut mereka, tidak rasional.

Nikah Dua Kali dari Batu Akik

Batu Kalimaya sempat menjadi primadona. Harganya bisa menembus ratusan juta rupiah

Dari Ojek ‘Onglin’ sampai Miryam E-KTP di Baduy

Rasa ingin tahu warga Baduy Dalam terhadap dunia luar sangat besar. Perubahan mengintip kehidupan mereka.

Angklung Perayu Dewi Kesuburan

Angklung buhun bukan hanya pemanja telinga manusia. Makhluk lain, dari siluman sampai Dewi Sri, mendekat jika alat musik itu dimainkan.

Bertamu ke Jantung Baduy video

Jalanan terjal dan berlumpur terhampar hingga Baduy Dalam. Bentang perbukitan melindungi mereka dari modernisasi.

Saripin, The Legend of Kalimaya

Menggali batu sejak 1950-an. Pernah berada di lubang tambang tiga hari tiga malam. Saripin sampai saat ini masih pemegang rekor pemilik lubang terdalam di tambang Kalimaya.

Asa di Tambang Batu Akik Kalimaya

Untuk membuat lubang tambang batu akik Kalimaya, dibutuhkan biaya Rp 30 juta. Penambang mesti bertaruh dengan hujan, yang airnya menutup lubang batu Kalimaya.

Jejak Lapangan Banteng di Legon Pakis

Warga Legon Pakis seakan-akan terisolasi. Mereka kesulitan keluar dari kampung karena tak mudahnya angkutan dan mahalnya biaya transportasi menuju kota terdekat.

Menyapa Kampung di Ujung Barat Pulau Jawa

Legon Pakis merupakan sebuah kampung di ujung barat Pulau Jawa. Jaraknya sekitar 239 kilometer dari Ibu Kota Jakarta. Kondisi jalan Provinsi Banten yang rusak parah membuat perjalanan ekspedisi ini cukup berat namun menantang.

SHARE