ADVERTISEMENT

Terbaru di Depok, Ini Deretan Daerah Pernah Digegerkan Suara Dentuman

Tim detikcom - detikNews
Senin, 16 Mei 2022 14:40 WIB
ilustrasi telinga
Foto: ilustrasi/thinkstock

14. Cimahi

Suara dentuman juga didengar sejumlah orang di Cibeber dan Citeureup, Kota Cimahi, Jawa Barat, pada Rabu (20/1/2021) siang. Kejadian itu bikin geger.

Segelintir warga mengakui mendengar dentuman itu beberapa kali, namun tak mengetahui sumber atau penyebab suaranya. Warga lainnya berspekulasi suara dentuman itu berkaitan proyek pengerjaan tunnel 11 Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) di kawasan Gunung Bohong, perbatasan Kecamatan Cimahi Selatan dengan Kecamatan Padalarang, Bandung Barat.

detikcom meminta konfirmasi mengenai hal itu ke pihak PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) selaku yang mengerjakan proyek KCJB melalui subkontraktornya PT CREC. Selama ini pihaknya melakukan pengeboman perut Gunung Bohong untuk menuntaskan proyek pembuatan terowongan. Terkait dentuman itu, Corporate Secretary KCIC Mirza Soraya mengatakan akan melakukan pengecekan.

Sementara itu, BMKG Bandung menjelaskan, dari puluhan seismograf yang terpasang di Jabar, tak ada aktivitas seismik atau gempa yang terekam. Peralatan kelistrikan udara yang ada di Lembang pun tak merekam aktivitas petir di atmosfer selama 3 jam terakhir pada 13.30-16.00 WIB.

Pihak Lapan pun menyatakan tak ada aktivitas benda luar angkasa jatuh di wilayah Bandung dan sekitarnya. Selain itu, pencatat kemagnetan BMKG tak mencatat adanya gangguan magnet.

"Berdasarkan poin-poin di atas, suara dentuman di langit Cipageran Cimahi, Cimindi, dan Setiabudi mungkin merupakan aktivitas manusia. Seperti mungkin petasan yang terbuat dari bambu atau kemungkinan aktivitas tentara yang sedang melakukan latihan rutin (misalnya percobaan alutsista TNI) di sekitar suara dentuman. Kebetulan di sekitar wilayah mendengar dentuman ada beberapa lokasi tempat latihan rutin TNI," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Bandung Teguh Rahayu.

15. Jakarta

Warga di Jakarta dan sekitarnya dihebohkan dengan suara dentuman misterius, Minggu (20/9/2020). Dentuman itu hingga kini masih misteri alias belum terpecahkan dari mana asal muasalnya.

Para ahli mencari dari mana sumber dentuman misterius. BMKG menyebut dentuman misterius berasal dari suara petir di Gunung Salak.

Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, pada Minggu (20/9/2020) memprediksi sumber dentuman misterius pertama karena gempa dangkal. BMKG tak mencatat adanya aktivitas seismik di Jakarta terkait dentuman. Namun demikian, hasil monitoring petir oleh BMKG menggunakan peralatan lightning detector menunjukkan adanya beberapa aktivitas petir yang terjadi di sekitar Gunung Salak Bogor antara pukul 19.00 hingga 21.00 WIB.

"BMKG tidak ingin berspekulasi terkait sumber suara dentuman yang terdengar di Jakarta Selatan dan sebagian Jakarta Timur. Namun demikian, acuan kami adalah data hasil monitoring peralatan kami yang menunjukkan bahwa memang ada beberapa aktivitas petir yang terjadi saat rentang waktu terdengarnya suara dentuman yang dilaporkan oleh warga. Sehingga suara dentuman malam ini tidak bersumber dari gempa bumi, tetapi ada dugaan bahwa suara tersebut bersumber dari petir," demikian keterangan Daryono dalam rilis BMKG.

16. Bandung

Pada Mei 2020, suara dentuman terdengar di Kota Bandung. Dentuman misterius itu terdengar beberapa kali selama 2 hari pada 21 dan 22 Mei 2020.

BMKG kala itu memastikan tidak ada kejadian gempa bumi maupun petir di Bandung. Cuaca di ibu kota Jawa Barat itu pun cerah tanpa hujan.

Suara dentuman yang mirip 'gempa' dari langit itu pun diduga merupakan fenomena skyquake. Hal itu disampaikan peneliti sains atmosfer dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Erma Yulihastin.

"Hal ini karena suara tersebut bisa didengar oleh banyak orang di berbagai lokasi di kota Bandung pada skala yang luas sehingga seolah-olah berasal dari langit. Fenomena skyquake dikenal luas di berbagai negara dengan sebutan yang bermacam-macam. Spekulasi sumber suaranya juga bisa bermacam-macam," ujar Erma kepada detikcom, Rabu (27/5/2020).

17. Sleman

Pada April 2020, suara dentuman juga terdengar di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kala itu, suara yang terdengar disebut-sebut mirip gemuruh petir yang sangat keras.

Suara dentuman di Sleman itu terdengar pada 14 April 2020. Dentuman terdengar pada dini hari.

Pusat Studi Bencana Alam Universitas (PSBA UGM) mengaku belum memiliki dugaan soal sumber dentuman dan gemuruh misterius di Sleman itu. Namun dipastikan hal itu tak ada kaitannya dengan aktivitas Gunung Merapi.

"Pendapat saya, suara itu tidak ada hubungannya dengan (Gunung) Merapi. (Kalau dugaan lain asal suara) saya tidak punya dugaan yang lain," ucap Kepala PSBA UGM Agung Harijoko melalui pesan singkat kepada detikcom, Rabu (15/4/2020).


18. Tulungagung

Pada November tahun 2019, fenomena dentuman juga terjadi di Jawa Timur, tepatnya di Tulungagung. Suara dentuman terdengar oleh warga pada 25 November 2019.

Kala itu, dentuman diduga berasal dari aktivitas seismologi. Aktivitas seismologi yang dimaksud itu bisa berbagai macam. Menurut Unggul, dentuman itu bisa terjadi karena aktivitas vulkanologi, tanah jatuh di dalam rongga bumi atau patahan yang tidak menyebabkan gempa.

"Itu bisa berbagai macam kemungkinan. Tapi kecenderungannya ini adalah aktivitas seismologi. Cenderungnya ke arah sana. Jadi kecil kemungkinannya aktivitas weather (cuaca) tapi besar kemungkinannya seismologi," ucap Kepala Subbagian Komunikasi dan Edukasi Publik LAPAN Unggul Satrio kepada detikcom, Senin (25/11/2019).

Dentuman ini pun bukan kali pertama terdengar di Jawa Timur. Pada 2011, rentetan dentuman pernah terjadi di Trenggalek dan Ponorogo.


(lir/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT