detik's Advocate

Bandar Arisan Kabur Bawa Uang Miliaran Rupiah, Bisakah Saya Pidanakan?

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 17 Nov 2021 08:21 WIB
Slamet Yuono
Slamet Yuono (20detik)
Jakarta -

Arisan menjadi wahana keuangan yang efektif karena bunga 0 persen, selain bisa menjalin silaturahmi. Namun seiring teknologi, arisan diikuti banyak orang lewat sosial media. Sehingga kerap ditemukan kasus bandar arisan kabur dengan membawa kabur uang miliaran rupiah milik peserta arisan.

Hal itu menjadi pertanyaan pembaca detik's Advocate yang dikirim ke email: redaksi@detik.com dan di-cc ke andi.saputra@detik.com Berikut pertanyaan lengkapnya:

Selamat pagi detik's Advocate
Berikut masalah yang saya hadapi

Saya cerita sedikit tentang arisan ini. Saya ikut banyak arisan ini karena arisan ini dibilang bandarnya ini arisan bisnis untuk membantu ibu-ibu di Bali yang butuh uang untuk upacara agama atau keperluan bisnisnya. Daripada sulit pinjam uang di bank, harus ada jaminan, akhirnya dibentuklah arisan ini untuk memudahkan dan membantu ibu-bu ini.

Akhirnya si bandar terbukti 'nakal'. Dia pakai uang arisan peserta sehingga saya yang sudah rajin setor dari Desember 2018, saya dapat yang terakhir, ternyata ada orang lain lagi yang dapat juga. Saya shock dan berjuang untuk 'menyetop' semua arisan lainnya. Butuh waktu 3 bulan untuk menyadarkan para peserta kalau ini arisan bodong.

Jadi bandarnya ini, asli Bali. Sekarang masih tetap bebas, karena para peserta dijanji-janjikan dan saling diadu domba.

Intinya, saya masih 'menunggu' itikad baik dari orang ini sampai bulan April 2022. Banyak korbannya ini.

Ternyata tahun 2011 orang ini sudah seperti ini. Menipu juga. Tapi dia tetep bebas karena korban-korban 'males' ribut. Jadi tidak ada yang tahu. Dia cari korban baru lainnya. Corona dijadikan alasan. Padahal semua anggota arisan, orang baik-baik, pada rajin bayar, hanya 2-3 orang yang tidak bisa bayar, dari 25 orang peserta.

Ada sekitar 20 grup arisan yang dia buat. Saya ikut 9 arisan. Dan ada 2 bandar arisan lainnya. Tiga sekawan, yang 'sehidup semati'. Sudah kayak mafia.

Jumlah perputaran uang arisan duit ini mencapai lebih dari Rp 5 miliar ya. Arisan Rp 1 juta sampai Rp 10 juta per grup. Peserta sekitar 22-25 orang per grup.

Bagaimana solusinya? Apakah bandar bisa dipidanakan?
Regards,

M
Denpasar, Bali


Untuk menjawab masalah di atas, tim detik's Advocate meminta pendapat hukum advokat Slamet Yuono, SH., MH (Partner pada Kantor Hukum 99 & Rekan). Berikut jawaban lengkap Slamet di halaman selanjutnya.

Lihat juga Video: Jadi Admin Arisan Online-Investasi Bodong, Mahasiswi Asal Sulbar Diciduk

[Gambas:Video 20detik]