Round-Up

Kasus Pelecehan di Bandara Soetta Berujung Penahanan Tersangka

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 06:17 WIB
Polisi rilis kasus pelecehan di Bandara Soekarno-Hatta
Tersangka pelecehan dan pemerasan di Bandara Soetta ditahan sejak Sabtu 26 September. (Tiara Aliya/detikcom)
Kota Tangerang -

EF, oknum tenaga medis yang melakukan rapid test di Bandara Soekarno-Hatta telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan-pelecehan. Tersangka juga ditahan polisi akibat kasus tersebut.

Sebelumnya, tersangka ditangkap polisi di kosannya di Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara pada Jumat (25/9). Keesokan harinya, polisi menerbitkan surat perintah penahanan terhadap tersangka.

"Tersangka sudah dilakukan upaya penahanan sedari kemarin," kata Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta AKP Alexander Yurikho ketika dihubungi detikcom, Minggu (27/9/2020).

Alexander mengatakan EF sudah dilakukan upaya penahanan sejak Sabtu (26/9) kemarin. EF ditahan selama 20 hari ke depan.

"Dari hari Sabtu (26/9) sampai 20 hari ke depan," ujar Alexander.

Kasus ini bermula dari cuitan seorang perempuan berinisial LHI yang viral di media sosial. Di akun Twitter itu, korban menceritakan bahwa pada Minggu (13/9) lalu, hendak terbang dari Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta ke Nias, Sumatera Utara.

"Pada Twitter yang dicuit saudari pelapor LHI, itu ternyata sempat rame menyatakan bahwa ada satu perbuatan pelecehan seksual yang dilakukan oleh petugas di Bandara," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polres Bandara Soekarno," jelas Yusri.

Tonton video 'Polda Periksa 15 Saksi Kasus Pelecehan di Soetta':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4