ADVERTISEMENT

Terbaru di Depok, Ini Deretan Daerah Pernah Digegerkan Suara Dentuman

Tim detikcom - detikNews
Senin, 16 Mei 2022 14:40 WIB
ilustrasi telinga
Foto: ilustrasi/thinkstock

3. Kampar Riau

Pada Rabu (15/12/2021) lalu, warga Kampar, Riau, juga dihebohkan dengan suara dentuman. Suara dentuman itu ternyata berasal dari pesawat TNI AU.

Salah satu warga mengaku mendengar dentuman keras. Dia menyebut dentuman bersumber dari langit.

"Ada dengar, dentuman keras tadi pagi di langit. Nggak tahu suara apa," ujar warga, Achmad, Rabu (15/12/2021).

Terkait suara dentuman yang didengar oleh sebagian masyarakat Kabupaten Kampar sekitar pukul 10.30 WIB dipastikan bukan ledakan bom. Tetapi adalah suara sonic boom dari pesawat tempur F-16.

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Andi Kustoro menjelaskan suara dentuman tersebut merupakan suara dentuman sonic atau sonic boom. Suara dikeluarkan oleh mesin pesawat tempur F-16 dalam rangka functional check flight (FCF).

"Tadi pagi pesawat F-16 lakukan uji mesin yang dihasilkan dari mesin pesawat saat terbang di atas kecepatan melebihi suara," terang Andi Kustoro.

Andi mengatakan ledakan yang terdengar bukan berasal dari darat, melainkan dari ketinggian 40 ribu kaki dengan radius 5-25 NM.

"Uji terbang mesin pesawat di ketinggian tersebut sesuai dengan standar. Oleh karena itu, dimohon kepada masyarakat Riau, khususnya Kampar, untuk mengetahui sebagai pengetahuan tentang sonic boom," kata Andi Kustoro.

4. Rokan Hulu Riau

Selain di Kampar, suara dentuman juga pernah terdengar di Rokan Hulu, Riau. Namun, sumber dentuman itu tidak diketahui.

Dentuman keras itu terdengar 2 kali sehingga membuat warga di Rokan Hulu geger. Warga pun memberikan kesaksiannya.

"Saya lihat seperti meteor jatuh dari timur ke barat. Itu terlihat di langit, berekor dan cahayanya terang," ucap warga yang juga saksi mata, Warsono, Senin (6/9/2021).

Warsono mengaku melihat fenomena tak biasa itu pada Sabtu (4/9), sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu dia sedang membersihkan kebun miliknya di Rambah Muda, Rokan Hulu.

"Kejadian sekitar pukul 16.00 WIB, terlihat terbakar ada pecahan 2 kali. Saya melihat langsung," katanya.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Wimpiyanto mengatakan telah menerima laporan itu. Jajaran Polsek juga telah turun ke lokasi untuk memastikan suara dentuman.

"Iya sudah (ada laporan). Dentuman terjadi di seputaran Desa Rambah Muda, Rambah Hilir," kata Wimpiyanto.

Sementara itu, Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Lanud Roesmin Nurjadin, Letkol Zukri, mengatakan tak ada latihan pesawat tempur saat dentuman itu terjadi.

"Kami latihan itu Senin-Kamis, jadi Jumat sampai Minggu tidak ada. Kalau hari kita latihan memang di wilayah itu masuk, tapi kalau Sabtu saat kejadian tidak ada," kata Zukri kepada detikcom, Selasa (7/9/2021).

Zukri mengatakan suara dentuman bisa saja berasal dari supersonic pesawat tempur. Namun dia mengatakan tidak latihan yang digelar pihaknya di akhir pekan.

"Kalau dentuman bisa konfirmasi ke pihak lain. Biasa memang ada suara supersonic dengan ketinggian sekian ada suara, tapi kalau untuk ini tidak ada," katanya.

5. Solo

Suara dentuman juga pernah membuat heboh warga di sebagian wilayah sekitar Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng). Ternyata suara tersebut bersumber dari bom trinitrotoluene (TNT).

Dentuman terdengar mulai dari kawasan Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, hingga Kecamatan Ngemplak, Boyolali. Suara dentuman itu terdengar pada Senin (1/2/2021) antara pukul 16.30-17.15 WIB.

Berdasarkan kesaksian warga, mereka mendengar suara itu dalam waktu berbeda. Seorang warga Colomadu, Bagus, mengaku mendengar suara dentuman dua kali.

"Tadi dengar dua kali, saya kira suara ledakan travo," kata Bagus saat dihubungi detikcom, Senin (1/2/2021) lalu.

Warga Kartasura, Ragil, mengatakan mendengar suara dentuman satu kali. Dia pun mengaku tak mencari tahu asal suara dentuman itu.

"Dari kos terdengar satu kali. Tidak tahu suara apa," katanya.

Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Adi Soemarmo kemudian memberikan perjelasan soal dentuman itu. Untuk diketahui, Lanud Adi Soemarmo berada di dekat tiga kawasan di atas.

Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Lanud Adi Soemarmo, Kapten Sus Bambang Supriyatno, membenarkan adanya kegiatan di Lanud Adi Soemarmo. Bambang membenarkan ada ledakan bom TNT di wilayahnya.

Namun bom tersebut memang sengaja diledakan untuk kegiatan orientasi siswa Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa). Dia memastikan TNT diledakkan dalam situasi aman dan tidak membahayakan masyarakat.

"Betul kami ada kegiatan orientasi siswa Setukpa di Skadik 401. Tadi memang pakai TNT," kata Bambang saat dihubungi detikcom, Senin (1/2).

Suara dentuman pernah terdengar 2 kali di Lampung, simak pada halaman berikut.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT