Round-Up

10 Fakta Pelarian Tersangka Pelecehan di Bandara Soetta

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Jumat, 25 Sep 2020 21:38 WIB
Tersangka pelecehan seksual di Bandara Soekarno-Hatta ditangkap di Sumut
Tersangka pelecehan seksual di Bandara Soekarno-Hatta ditangkap di Sumut. (Luqman Nurhadi/detikcom)
Jakarta -

Jejak pelarian EF tersangka kasus pelecehan seksual di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, terbongkar polisi. Sarjana kedokteran itu dibekuk di Sumatera Utara (Sumut).

Awalnya, EF resmi berstatus tersangka dalam kasus pelecehan tersebut. Dia dijerat dengan pasal berlapis atas kasus pelecehan, pemerasan, dan penipuan.

Polisi telah mendatangi kediaman tersangka, tapi tersangka EF tak ada di lokasi. Polisi pun mengimbau EF menyerahkan diri.

Terbaru, Kasat Reskrim Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta AKP Alexander Yurikho mengungkapkan tim Garuda Satreskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta telah menangkap EF di kawasan Toba, Sumut.

EF kemudian diterbangkan ke Jakarta untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Berikut ini 10 fakta akhir pelarian tersangka pelecehan di Bandara Soetta:

EF Nonreaktif Corona

Demi mengantisipasi penyebaran virus Corona, EF pun menjalani rapid test setibanya di kantor polisi.

"Sudah (menjalani rapid test)," kata Alex.

Lalu bagaimana hasilnya?

"Non-reaktif," jawab Alex.

Polisi Dalami Dugaan Adanya Korban Lain

Polisi akan mendalami kemungkinan adanya korban lain dari tersangka EF.

"Semoga dengan telah ditangkapnya tersangka, dugaan tindak pidana, bagaimana rangkaian tindak pidananya, bagaimana hal tersebut bisa terjadi, dan banyak pertanyaan lain dapat segera terjawab untuk dapat sampaikan lagi ke masyarakat," kata Alex.

Polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap EF.

"Pertama penyidik akan berkonsentrasi pada pengambilan keterangan terhadap tersangka. Jika nanti indikasinya ini bukan dugaan tindak pidana pertama yang dilakukan atau ada keterlibatan pihak lain, nanti insyaallah akan kami beritahukan ke masyarakat," ujar Alex.

Kabur Setelah Tahu Pelecehan Viral

Polisi menyebut, tersangka berupaya kabur setelah mengetahui kejadian itu viral di media sosial.

"Dugaan awalnya karena yang bersangkutan viral karena dugaan perbuatan yang dilakukan, lalu yang bersangkutan berusaha untuk tidak mematuhi hukum, yang bersangkutan berusaha agar tidak dimintai pertanggungjawaban oleh aparat kepolisian," kata pria yang akrab disapa Alex ini di Terminal 2E, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (25/9/2020).

Alex menduga EF kabur karena tidak ingin dimintai pertanggungjawaban atas kasusnya.

Ditangkap Bersama Cewek di Kosan

EF ditangkap polisi saat tengah bersama perempuan di sebuah kos-kosan.

"Yang bersangkutan ditangkap bersama dengan seorang teman wanitanya yang berada di daerah Balige, di tempat tinggal sementara atau kos-kosan" ujar Alex

Menurut Alex, tersangka ditangkap tim Garuda Satreskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta tepatnya di Balige, Kabupaten Toba, Sumut pada Jumat (25/9) dini hari tadi.

Alex mengatakan tersangka lalu dibawa ke Polres Bandara Soekarno-Hatta.

"Sekarang yang bersangkutan atau tersangka akan kami bawa ke kantor Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta untuk penyidik ambil keterangan," katanya.

"Semoga dengan telah ditangkapnya tersangka dugaan tindak pidana, bagaimana rangkaian tindak pidananya, bagaimana hal tersebut bisa terjadi dan banyak pertanyaan lain dapat segera terjawab untuk dapat sampaikan lagi ke masyarakat," sambungnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3