Round-Up

Jejak Kasus Dugaan Pungli THR di UNJ: Kena OTT KPK, Berakhir Disetop Polisi

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Jumat, 10 Jul 2020 06:33 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)

Kasus Disetop Gegara Tak Ada Unsur Pidana

Penyelidikan kasus dugaan pungli tunjangan hari raya (THR) di UNJ akhirnya dihentikan. Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menyimpulkan tidak ditemui unsur pidana korupsi dalam kasus tersebut.

"Kita sudah gelar perkara bersama-sama teman-teman KPK dan Bareskrim. Ditarik kesimpulan yang kita dapat berdasarkan fakta-fakta hukum yang didapat, penyelidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya berpendapat bahwa tidak menemukan suatu peristiwa tindak pidana korupsi," kata Yusri.

Yusri mengatakan keputusan tersebut dihasilkan setelah pihaknya melakukan beberapa kali gelar perkara serta melakukan rekonstruksi di dua tempat. Dia menambahkan pihaknya juga telah memeriksa sekitar 44 saksi terkait perkara tersebut. Dua orang dari total saksi tersebut, kata Yusri, berstatus sebagai saksi ahli pidana.

"Terakhir kita lakukan gelar perkara bersama-sama dengan Ditreskrimsus Polda Metro, kemudian di-back up Mabes Polri, dan teman-teman KPK dan juga Inspektorat Kemendikbud. Dari hasil pemeriksaan saksi ahli yang ada dinyatakan perbuatan pidananya ini tidak sempurna dan tidak masuk dalam unsur-unsur pasal yang dipersangkakan. Itu hasil keterangan saksi ahli," ungkap Yusri.

Lebih lanjut Yusri mengatakan, berdasarkan gelar rekonstruksi dan keterangan para saksi ahli mengatakan tidak ditemukannya unsur pidana dari perkara dugaan pungli di UNJ. Karena itu secara resmi pihaknya menghentikan penyelidikan dalam kasus tersebut.

"Dengan tidak ditemukannya peristiwa korupsi, maka penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus melakukan penghentian penyelidikan dalam rangka kepastian hukum," ucap Yusri.

Dana Diduga Pungli Ternyata Sumbangan Sukarela

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Roma Hutajulu mengungkap alasan penyelidikan terkait kasus dugaan pungli di UNJ dihentikan. Dia menyatakan dana yang awalnya diduga pungli ternyata diberikan secara sukarela tanpa sepengetahuan penerima.

"Sebagian dari dana tersebut memang diserahkan tapi setelah kami cek dan rekonstruksi itu semua tanpa sepengetahuan penerima dan pemberi pun merasa itu bagian sukarela. Kami berpendapat dan melakukan pemeriksaan ke 2 ahli dan menyampaikan seperti apa yg disampaikan Kabid Humas," kata Roma kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/7/2020).

Roma mengatakan dari keterangan 44 saksi yang telah diterima, termasuk dua saksi ahli di dalamnya juga disimpulkan tidak ada tindak pidana dalam kasus di UNJ tersebut. Dia mengatakan dana THR yang dikumpulkan oleh Rektor UNJ tersebut tanpa sepengetahuan penerima.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5