Jabar Banten Hari Ini: Guru Susan Dibantu Jokowi-Warga Diancam Ditembak 'Polisi'

ADVERTISEMENT

Jabar Banten Hari Ini: Guru Susan Dibantu Jokowi-Warga Diancam Ditembak 'Polisi'

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 22:12 WIB
Viral video diduga oknum polisi mengancam warga di Lebak
Viral video pria mengaku polisi yang mengancam tembak pemuda di Lebak, Banten. (Foto: tangkapan layar video)

Viral Video 'Polisi' Ancam Tembak Pemuda Lebak

Sebuah video diduga oknum dari kepolisian terekam CCTV dan viral di media sosial karena sikap arogansinya kepada seorang pemuda di Lebak, Banten. Propam Polda turun tangan untuk mencari orang tersebut.

Potongan video tersebut terjadi di sebuah SPBU di Lebak. Dalam keterangan video yang tersebar di media sosial, oknum itu merasa terhalangi karena ada motor saat pengisian bahan bakar. Di situ ia kemudian membentak dan mengancam korban dengan kata-kata, 'saya tembak kamu, saya anggota Polda Banten'.

Di rekaman video, terlihat warga dengan kendaraan motor sedang mengisi bahan bakar. Di sampingnya, ada kendaraan roda empat bernomor polisi B-2841-WAC. Pria mengaku polisi itu kemudian turun dari mobilnya dan memukul kepala korban beberapa kali.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi Priadinata mengatakan atas video itu pihaknya melakukan pemburuan terhadap pelaku di video tersebut. Tindakan tegas bahkan disiapkan jika orang di video itu benar-benar anggota kepolisian. Kejadian itu diperkirakan berlangsung di SPBU Cibadak, Lebak, Senin (3/5), pukul 09.00 WIB.

"Polda tidak tinggal diam. Propam sudah turun melakukan penyelidikan, namun hingga kini tak menemukan siapa si pengancam tersebut. Mengingat nopol B-2841-WAC mobil yang terekam di CCTV SPBU ternyata tak ditemukan dalam sistem data kendaraan bermotor," ujar Edy, Selasa (4/5/2021).

Edy mengatakan jika ada warga yang diancam oleh orang yang mengaku anggota polisi agar melaporkan. "Mungkin saja yang bersangkutan sudah lebih dahulu kabur. Apalagi, nomor polisi kendaraan bermotornya ternyata tak ditemukan dalam sistem data," ujar Edy.


(dir/bbn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT