Rintihan Para 'Korban Ghosting' HRD
"Birokrasinya terlalu ribet. Kayak dibikin, lo, tuh harus berjuang dulu baru bisa diterima di sini."
Selengkapnya...
"Birokrasinya terlalu ribet. Kayak dibikin, lo, tuh harus berjuang dulu baru bisa diterima di sini."
Selengkapnya...
"Ini jelas dari lokasi luka tembak, yaitu di bagian tubuh mematikan."
Selengkapnya...
"Emang nyesek, sih, harganya mahal."
Selengkapnya...
Sejak era pergerakan nasional, Sukarno telah menjadi kader Muhammadiyah. Tetapi ia juga sangat mencintai NU.
Selengkapnya...
"Dalam hati pasti pengen mudik. Tapi kondisi keuangannya lagi nggak baik."
Selengkapnya...
"Uang bisa dicari, tapi waktu silaturahmi sama orangtua nggak bisa dibeli."
Selengkapnya...
Di masa kecilnya, Sukarno hidup melarat. Saat Lebaran, jangankan baju baru, petasan pun Sukarno tak mampu. Dulu anak-anak bermain petasan pada malam takbiran.
Selengkapnya...
Ketika sebagian besar masyarakat melakoni ritual mudik Lebaran, mereka memilih bertahan di perantauan.mud
Selengkapnya...
"Kiai Sholeh Darat dipercaya sama gurunya menjadi pengajar di Masjidil Haram. Beliau menjadi ulama Jawa yang mengajar para santri dari Jawa."
Selengkapnya...