FPI Sebut Sumber Komnas HAM soal 6 Laskar Ditembak dari 1 Pihak, Faktanya?

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 09 Jan 2021 16:21 WIB
Petugas dari Komnas HAM dan Bareskrim Polri memeriksa mobil laskar FPI di Polda Metro Jaya, Senin (21/12/2020).
Petugas dari Komnas HAM dan Bareskrim Polri memeriksa mobil laskar FPI di Polda Metro Jaya, Senin (21/12/2020). (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Mobil ketiga adalah Avanza silver lain milik polisi. Mobil tersebut, disebut Beka, tidak memiliki bekas tembakan seperti mobil polisi yang pertama.

Komnas HAM Periksa Bareskrim soal Voice Note

Komnas HAM memanggil tim Bareskrim Polri yang menangani insiden penembakan enam anggota laskar FPI pengikut Habib Rizieq Shihab. Ketua Tim Penyelidikan Komnas HAM Choirul Anam mengatakan, dalam pemeriksaan bersama tim Bareskrim itu, pihaknya mengecek semua barang bukti, termasuk rekaman suara.

"Kami juga ngecek voice note, voice note yang ada, kalau di publik ada voice note yang beredar, kami cek lebih detail, lebih banyak, lebih komprehensif," kata Ketua Tim Penyelidikan Komnas HAM Choirul Anam di kantor Komnas HAM Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2020).

"Apa yang kami lakukan di sana adalah mengecek semua barang bukti, HP, senpi, dan sajam. Kami lihat detail, bahkan dengan berbagai cara tanpa menghilangkan bentuk dan lain sebagainya. Soal barang bukti itu kami bisa melihatnya dengan sangat-sangat detail," sambung dia.

Polisi dan Anggota FPI Kembali Diperiksa

Komnas HAM meminta keterangan polisi terkait insiden kontak tembak antara polisi dan laskar FPI di Km 50 Tol Jakarta-Cikampek. Pemeriksaan keterangan itu dilakukan di Polda Metro Jaya siang tadi.

"Tim penyelidikan Komnas HAM RI, hari ini, 24 Desember 2020, telah melakukan permintaan keterangan petugas kepolisian dari Polda Metro Jaya terkait berbagai peristiwa kematian 6 orang anggota laskar FPI. Permintaan keterangan ini berlangsung selama 5 jam dimulai pukul 11.30 WIB di Polda Metro Jaya yang diikuti oleh M Choirul Anam, Ahmad Taufan Damanik, beserta tim penyelidik Komnas HAM RI," kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik dalam keterangan pers tertulisnya, Kamis (24/12/2020).

Taufan menerangkan pemeriksaan ini dilakukan guna memperjelas kronologi kejadian. Selain itu, lanjutnya, untuk menguji kesesuaian dan keterangan yang telah didapat pihak Komnas HAM.

Di tempat yang berbeda, Komnas HAM juga memeriksa saksi dari anggota FPI. Komnas HAM juga mendapati dua dokumen untuk ditelaah.

"Pada hari ini juga tim penyelidik Komnas HAM RI sedang melakukan pendalaman terhadap saksi dari anggota FPI di suatu tempat. Di samping kedua aktivitas tersebut, tim penyelidik Komnas HAM RI juga mengambil beberapa dokumen penunjang lainnya di tempat berbeda dari dua lokasi tersebut," kata Taufan.

7 Polisi Surveillance Saat Bentrok Diperiksa

Polisi surveillance yang bertugas saat peristiwa bentrok dengan laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek dimintai keterangan oleh Komnas HAM. Tujuh polisi yang bertugas sebagai surveillance diperiksa terkait insiden tersebut.

"Kemarin mereka (Komnas HAM) lakukan interview dengan anggota Polri yang melakukan surveillance," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi melalui pesan singkat, Rabu (30/12/2020)

Andi menuturkan ada tujuh personel surveillance yang dimintai keterangan. Ketujuh orang tersebut dimintai keterangan di Polda Metro Jaya.

Ahli dari Pindad Dilibatkan dalam Uji Balistik

Komnas HAM melakukan uji balistik terkait insiden penembakan antara polisi dan pengikut Habib Rizieq Shihab yang terjadi di Km 50 Tol Jakarta-Cikampek. Uji balistik ini melibatkan ahli dari PT Pindad dan masyarakat sipil.

"Proses uji labfor ini dilakukan secara transparan dan akuntabel dengan melibatkan ahli dari PT Pindad dan masyarakat sipil," kata Ketua Penyelidikan Komnas HAM Choirul Anam dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (30/12/2020).

Proses uji balistik dilakukan hampir selama 12 jam. Proses pengujian tersebut dilakukan dengan berbagai tahapan.

"Di antaranya pengujian menggunakan alat berbasis computerized untuk membuktikan apakah logam merupakan dari peluru atau tidak, melihat dan membuktikan identifikasi balistik finger print. Termasuk menguji serpihan mobil," ujarnya.

Komnas HAM Bahas Kondisi Jenazah Laskar FPI dengan Ahli Forensik

Komnas HAM berdiskusi dengan ahli forensik membahas temuan kondisi jenazah enam anggota laskar FPI yang tewas ditembak polisi. Komnas HAM berharap segera mendapat hal yang penting setelah diskusi tersebut.

"Komnas HAM saat ini menguji beberapa temuan dengan ahli salah satunya adalah ahli forensik kedokteran, semoga memang segera kita dapat beberapa hal yang penting," kata ketua Tim Penyelidikan Komnas HAM Choirul Anam di kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (29/12/2020)

Kondisi tubuh yang dimaksud tersebut adalah kondisi enam jenazah yang sebelumnya diautopsi oleh tim dokter RS Polri. Choirul Anam mengaku Komnas HAM berfokus pada diskusi soal forensik. Ia mengatakan dalam diskusi itu pihaknya menguji temuannya soal kondisi tubuh enam anggota laskar FPI itu kepada ahli forensik.

Rekonstruksi Digelar untuk Dalami Sebab Tewas Laskar FPI

Komnas HAM bersama kepolisian hari ini menggelar rekonstruksi ulang terkait tewasnya enam anggota laskar FPI. Rekonstruksi itu digelar untuk mendalami penyebab tewasnya enam pengawal Habib Rizieq Shihab itu.

"Komnas HAM melakukan pendalaman beberapa keterangan dari kawan-kawan kepolisian terkait dengan voice note dan mendetailkan sequence peristiwa dan diakhiri tadi dengan rekonstruksi beberapa peristiwa yang kami masih perlu dalami," ujar komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara kepada wartawan di Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/1/2021).

Beka menjelaskan, secara umum rekonstruksi yang dilakukan tadi untuk menggambarkan kronologi kejadian di tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, untuk menggambarkan kejadian yang sebenarnya dalam peristiwa itu.

"Secara umum seperti itu. Kami tadi juga sudah dijelaskan, termasuk juga diperagakan lengkap siapa yang ada di barisan terakhir, tengah, terus habis itu tindakannya apa yang diambil oleh teman-teman kepolisian sampai kemudian sampai ke Rumah Sakit Polri," ungkap Beka.

8.000 Video Diperiksa Komnas HAM

Ribuan video diperiksa Komnas HAM terkait insiden Km 50 Tol Jakarta-Cikampek yang menewaskan enam pengawal Habib Rizieq. Ada lebih dari 8.000 video yang diperiksa Komnas HAM.

"Kami memeriksa video lebih dari 8.000 video," ujar komisioner Komnas HAM Choirul Anam saat ditemui di kantornya, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2021).

Komnas HAM menjelaskan hampir keseluruhan video yang diperiksa ini terkait dengan bagaimana perjalanan yang ada di lokasi kejadian. Komnas HAM juga sudah melihat video tersebut secara acak di sepanjang alur peristiwa tewasnya pengikut Habib Rizieq. Saat ini Komnas HAM akan terus dalami terkait video tersebut.

"Jadi perjalanan-perjalanan mobil yang teridentifikasi di lokasi itu, kami saat ini sedang memastikan lagi," ujar Anam.

Halaman

(jbr/hri)