Round-Up

Gejolak Lagi di KPK yang Kini Dianggap 'Berlemak'

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 19 Nov 2020 05:01 WIB
Gedung KPK
Gedung KPK / Foto: Ari Saputra

Pembelaan dari Senayan

Di tengah banjir kritik, struktur baru KPK yang gemuk ini mendapat pembelaan dari Senayan. Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Gerindra Habiburokhman mendukung soal penambahan struktur KPK. Habiburokhman menilai perubahan struktur KPK cukup baik.

"Kalau dilihat nomenklaturnya sih bagus, antara lain Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat, Direktur Jejaring Pendidikan, Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi," kata Habiburokhman

Habiburokhman menyakini penambahan struktur itu akan memaksimalkan kinerja KPK dalam edukasi dan pencegahan. Waketum Gerindra itu mengingatkan bahwa KPK tidak boleh hanya mengandalkan penindakan semata.

"Sudah sesuai dengan masukan banyak pihak bahwa selain maksimal di penindakan maka KPK juga harus maksimal di edukasi dan pencegahan. Kami di Komisi III selalu mendukung KPK termasuk kebijakan mereka dalam perbaikan struktur ini," ujarnya.

Senada dengan Habiburokhman, dukungan untuk struktur baru KPK datang dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Sahroni tak mempermasalahkan gemuknya struktur KPK asalkan lembaga antirasuah itu bisa kuat.

"Komisi III akan terus memantau struktural di tubuh KPK, sekalipun gemuk tidak apa-apa asalkan gemuk, berisi, kuat, dan strong daripada struktur kecil tapi tidak kuat," katanya.

Bendahara Umum Partai NasDem ini mengatakan Komisi III akan terus memantau kinerja KPK. Menurutnya, saat ini Ketua KPK Firli Bahuri sedang bekerja mengevaluasi agar tercipta efisiensi dan efektivitas KPK.

"Yang kami komisi III pantau, Ketua KPK sekarang bekerja sambil melakukan evaluasi menuju efisiensi dan efektivitas organisasi. Dan hal ini akan selalu kami pantau progres dan hasilnya," ucapnya

Halaman

(imk/imk)