Round-Up

Pembunuhan WN Taiwan Berujung Klinik Aborsi 2 Ribu Janin Terbongkar

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 19 Agu 2020 07:59 WIB
Polisi rilis kasus aborsi ilegal di Senan, Jakpus
Polisi membongkar klinik aborsi di Raden Saleh. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Kasus pembunuhan WN Taiwan Hsu Ming Hu yang diotaki tersangka Sari Sadewa berbuntut panjang. Setelah pengakuan dirinya menggugurkan kandungan, klinik aborsi pun terbongkar.

Seperti diketahui, Sari Sadewa mengaku membunuh Hsu Ming Hu karena merasa sakit hati dihamili, namun korban tidak mau tanggung jawab. Bahkan korban menyuruhnya untuk menggugurkan kandungannya pada 2018.

Atas dasar pengakuan tersangka ini, tim Subdit Resmob DItreskrimum Polda Metro Jaya di bawah pimpinan AKBP Handik Zusen, Kanit I Subdit Resmob AKP Herman Edco Simbolon, Kanit II AKP Ressa F Marasabessy, Kanit III AKP Mugia Yarry Juanda, Kanit IV AKP Noor Margantara dan Kanit V AKP Rulian Syauri, kemudian melakukan penggerebekan sebuah klinik aborsi di Jalan Raden Saleh I, Senen, Jakarta Pusat pada tanggal 3 Agustus 2020. Total, ada 17 tersangka yang ditangkap polisi, dari dokter hingga pasien.

"Sudah berhasil diamankan 17 orang tersangka. Terdiri dari kelompok medis, ada 3 orang dokter, 1 orang bidan, 2 orang perawat, 4 pengelola klinik, 4 orang turut membantu melakukan, serta 3 orang pasien, " kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (18/8/2020).

Tubagus kemudian menjelaskan 4 pengelola klinik tersebut bertugas sebagai negosiator dengan pasien serta melakukan penerimaan dan pembagian uang. Sedangkan 4 orang yang turut serta diamankan bertugas mengantar-jemput pasien, membersihkan janin, hingga calo.

Sedangkan tiga orang lainnya merupakan pasien dan yang mengantar ke klinik tersebut.

"Jadi tiga orang yang melakukan aborsi itu ya. Artinya satu pasangan dan kemudian orang yang menyuruh melakukan tindakan itu. Jadi total semuanya ada 17 orang tersangka yang kita amankan," ungkap Tubagus.

Lihat video 'Terungkap! WN Taiwan Sempat Melawan Sebelum Dibunuh':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3