×
Ad

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Senin, 07 Sep 2026 17:41 WIB
Antrean panjang kendaraan di salah satu pom bensin di Teheran, ibu kota Iran pada akhir Agustus lalu setelah AS memberlakukan sanksi terbaru (dok. AFP)
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengusulkan untuk mengubah nama negara bagian New Mexico, yang ada di wilayah AS sendiri, menjadi "New America". Otoritas Iran mengumumkan kenaikan harga bensin imbas langkah AS memperketat sanksi untuk mengisolasi perekonomian Teheran.

Dalam usulannya, Trump menyebut "NEW AMERICA" lebih bergengsi untuk menyebut negara bagian New Mexico. Usulan itu ditolak Gubernur New Mexico, Michelle Lujan Grisham, yang menyebut Trump hanya ingin "mengalihkan perhatian rakyat Amerika" dari berbagai masalah, seperti lonjakan harga bahan bakar.

Sementara itu, kenaikan harga bensin hanya berlaku bagi para konsumen di Iran yang memiliki tingkat penggunaan tinggi. Juru bicara pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, mengumumkan bahwa harga bensin untuk tingkat ketiga -- penggunaan di atas 110 liter -- naik dua kali lipat menjadi 10.000 Toman per liter, dari tadinya 5.000 Toman per liter. Satu Toman setara dengan 10 Rial Iran.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Senin (7/9/2026):

- Berulah Lagi, Trump Usul Ganti Nama New Mexico Jadi 'New America'

Kegemaran Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengubah nama lokasi atau wilayah belum berakhir. Yang terbaru, Trump mengusulkan agar nama negara bagian New Mexico, yang ada di wilayah AS sendiri, diganti menjadi "New America".

Usulan ini, seperti dilansir AFP, Senin (7/9/2026), dicetuskan beberapa hari setelah Trump menandatangani perintah eksekutif terbarunya untuk mengganti nama Danau Ontario, yang terletak di perbatasan AS dan Kanada, menjadi "Danau Amerika" di tengah perang dagang kedua negara.

Usulan terbaru Trump itu langsung ditolak mentah-mentah oleh Gubernur New Mexico, Michelle Lujan Grisham.

- Terhimpit Tekanan Ekonomi AS, Iran Naikkan Harga Bensin

Otoritas Iran mengumumkan kenaikan harga bensin bagi para konsumen yang memiliki tingkat penggunaan tinggi. Pengumuman ini menyusul langkah Amerika Serikat (AS) yang memperketat sanksi untuk mengisolasi perekonomian Teheran, saat konflik kedua negara terus berlarut-larut.

Sistem kuota Iran menetapkan harga bensin dalam tiga tingkatan, yakni 1.500 Toman per liter untuk 60 liter pertama yang digunakan dalam satu bulan, kemudian 3.000 Toman per liter untuk 50 liter berikutnya, dan 5.000 Toman per liter untuk jumlah penggunaan di atas itu.

Toman merupakan satuan hitung dan mata uang informal yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari di Iran. Satu Toman setara dengan 10 Rial Iran.




(nvc/nvc)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork