Kabinet Malaysia telah menyetujui penerapan hari kerja hibrida (Hybrid Working Days/ HWD) sebagai norma baru bagi para pegawai negeri sipil mulai 1 Agustus mendatang.
Departemen Pelayanan Publik mengatakan, berdasarkan pengaturan baru ini, pegawai negeri sipil (PNS) diperbolehkan Work From Home (WFH) atau bekerja dua hari seminggu dari rumah atau lokasi lain yang disetujui oleh kepala departemen mereka dan tiga hari di kantor, dengan tetap memperhatikan kebutuhan layanan dan pedoman departemen.
Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Rabu (1/7/2026):
- Eks PM Israel Sorot Netanyahu Terlalu Dikendalikan Menteri Garis Keras
Mantan Perdana Menteri (PM) Israel, Naftali Bennett, mengkritik PM Benjamin Netanyahu "tidak mampu memimpin pemerintahannya sendiri". Bennett menilai Netanyahu terlalu dikendalikan oleh menteri-menteri garis keras yang ada dalam kabinetnya, juga oleh kelompok Yahudi ultra-Ortodoks.
Kritikan tersebut, seperti dilansir Anadolu Agency, Rabu (1/7/2026), disampaikan Bennett yang menjabat PM Israel periode tahun 2021-2022 ini, dalam wawancara dengan Mario Nawafal, penyiar berkebangsaan Lebanon-Australia, pada Selasa (30/6) waktu setempat.
Dalam wawancara tersebut, Bennett mengatakan bahwa menteri-menteri garis keras beraliran sayap kanan, seperti Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, dan Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, terlalu mengendalikan Netanyahu.
- Iran Siap Gelar Pemakaman Megah untuk Ayatollah Khamenei
Iran bersiap menggelar seremoni pemakaman megah untuk mantan pemimpin tertinggi mereka, mendiang Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada akhir Februari.
Foto Khamenei dalam ukuran besar telah dipasang di kompleks Grand Mosalla di Teheran, saat para pekerja mempersiapkan seremoni pemakaman secara besar-besaran.
Pemakaman Khamenei, yang sempat tertunda akibat memuncaknya perang di Timur Tengah, seperti dilansir AFP, Rabu (1/7/2026), akan digelar saat Iran dan AS sedang dalam masa gencatan senjata setelah penandatanganan perjanjian awal untuk mengakhiri konflik.
- Cuan Gede dari Kripto, Kekayaan Trump Melonjak Jadi Rp 116 T
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melaporkan pendapatan tambahan sebesar lebih US$ 1,4 miliar, atau setara Rp 25 triliun, dalam setahun terakhir. Tambahan kekayaan Trump itu didapat dari bisnis kripto keluarganya yang meraup keuntungan besar.
(ita/ita)