Mantan Presiden Suriah Assad Divonis Mati Atas Kejahatan Perang

Mantan Presiden Suriah Assad Divonis Mati Atas Kejahatan Perang

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 11 Agu 2026 16:36 WIB
Bashar al-Assad dan istrinya, Asma al-Assad (Foto: dok. Instagram @asmaalassadsy)
Bashar al-Assad dan istrinya, Asma al-Assad (Foto: dok. Instagram @asmaalassadsy)
Jakarta -

Pengadilan Suriah pada hari Selasa (11/8) menjatuhkan hukuman mati secara in absentia kepada mantan penguasa Bashar al-Assad. Assad dinyatakan bersalah atas dakwaan "kejahatan perang" dan "kejahatan terhadap kemanusiaan" selama perang saudara di negara itu.

Putusan terhadap Assad, yang melarikan diri bersama keluarganya ke Moskow, Rusia pada Desember 2024, adalah yang pertama di bawah otoritas baru yang tahun ini mulai mengadili tokoh-tokoh dari pemerintahan sebelumnya, baik secara langsung maupun in absentia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir kantor berita AFP, Selasa (11/8/2026), pengadilan juga menjatuhkan hukuman mati kepada saudara laki-laki al-Assad, Maher al-Assad, setelah menyatakan dia bersalah atas pembunuhan berencana, penyiksaan, dan penghasutan.

Pengadilan Suriah memutuskan untuk mengeksekusi saudara-saudara al-Assad dan berjanji untuk mengejar mereka secara internasional.

Pejabat era Assad dijatuhi hukuman mati

Pengadilan juga menjatuhkan hukuman mati kepada pejabat era Assad, Atif Najib, atas "kejahatan terhadap kemanusiaan" yang dilakukan ketika ia menjabat sebagai kepala keamanan politik di provinsi Daraa, tempat bermulanya pemberontakan tahun 2011 di negara itu.

Pengadilan memvonis mati Najib, sepupu dari Assad dan ditangkap pada Januari tahun lalu, atas kejahatan termasuk pembunuhan, "pembunuhan yang disengaja terhadap anak-anak di bawah usia 15 tahun," dan "penyiksaan yang menyebabkan kematian."

Tindakan yang dituduhkan kepadanya adalah "kejahatan terhadap kemanusiaan," kata pengadilan saat menjatuhkan "hukuman terberat terhadapnya, yaitu hukuman mati."

Lihat juga Video: Eks Presiden Suriah Bashar al-Assad Resmi Divonis Mati!

(ita/ita)


Berita Terkait