Round-Up

Serangan ISIS ke Masjid Kabul Dibalas Taliban Habis-habisan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 05 Okt 2021 04:55 WIB
Suasana usai ledakan di gerbang masjid di Kabul (AP Photo/Felipe Dana)
Foto: Suasana usai ledakan di gerbang masjid di Kabul (AP Photo/Felipe Dana)
Jakarta -

Taliban menyerang habis-habisan kelompok ISIS. Hal itu dilakukan setelah serangan bom di Masjid Kabul, Afghanistan.

Dilansir dari Associated Press, Senin (4/10/2021), bom meledak di luar masjid di Kabul, Afghanistan. Akibat ledakan yang terjadi pada Minggu (3/10) waktu setempat itu, lima orang warga sipil tewas.

Seorang pejabat Taliban mengatakan ledakan itu adalah serangan paling mematikan di ibu kota Afghanistan sejak Taliban kembali berkuasa. Tidak ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan itu.

Akan tetapi, Taliban mencurigai ISIS dibalik serangan itu. Sebab ekstremis ISIS telah meningkatkan serangan terhadap Taliban dalam beberapa pekan terakhir, terutama di kubu ISIS di Afghanistan timur.

Ledakan Terjadi Saat Doa Pemakaman Ibunda Jubir Taliban

Bom yang diletakkan di pinggir jalan itu meledak di pintu gerbang Masjid Eid Gah di Kabul. Ledakan terjadi saat upacara peringatan untuk ibu kepala juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, yang meninggal pekan lalu.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Qari Saeed Khosti, mengatakan ada korban jiwa dalam ledakan itu. Dia mengatakan ada lima orang yang tewas akibat ledakan itu.

Ledakan itu menunjukkan terjadinya peningkatan serangan yang dihadapi Taliban beberapa minggu setelah mereka menguasai Afghanistan.

Taliban sendiri, selama pemberontakan 20 tahun, mereka telah sering melakukan serangan bom dan penembakan. Tetapi saat ini Taliban dihadapkan pada upaya untuk menahan gerilyawan saingan menggunakan metode yang sama.

Saat ini, Taliban berjuang untuk menjalankan negara itu tanpa bantuan asing yang diberikan kepada pemerintah yang didukung Amerika Serikat sebelumnya.

3 Tersangka Ditangkap

Beberapa orang diamankan dalam serangan bom itu. Ada tiga tersangka yang ditangkap. Juru bicara Taliban, Bilal Karimi, mengatakan tak ada pejuang Taliban yang terluka.

Lihat Video: 235 Orang Dievakuasi dari Kabul

[Gambas:Video 20detik]