Round-up

Gertakan Taliban ke Paman Sam Buntut Drone Wara-wiri di Afghanistan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 30 Sep 2021 07:09 WIB
Usai ambil alih pemerintahan Afghanistan, Taliban turut menguasai fasilitas publik di Kabul. Salah satunya penjara Pul-e-Charkhi. Bagaimana kondisinya kini?
ilustrasi Taliban (Foto: AP Photo/Felipe Dana)
Jakarta -

Kelompok Taliban memperingatkan Amerika Serikat (AS) agar berhenti menerbangkan pesawat tak berawak atau drone miliknya ke wilayah udara Afghanistan. Taliban menyatakan bila hal ini tidak dilakukan maka ada konsekuensi untuk AS.

Kelompok Taliban menilai AS telah melanggar hak dan hukum internasional serta komitmen yang telah dibuat Taliban.

"AS telah melanggar semua hak dan hukum internasional, juga komitmen yang dibuat untuk Taliban di Doha, Qatar, dengan pengoperasian drone-drone ini di Afghanistan," tegas kelompok Taliban dalam pernyataan via Twitter, seperti dilansir Reuters, Rabu (29/9/2021).

Mereka juga meminta seluruh negara agar memperlakukan Afghanistan sesuai dengan haknya. Menurutnya hal ini dilakukan untuk mencegah konsekuensi negatif.

"Kami menyerukan kepada semua negara, terutama Amerika Serikat, untuk memperlakukan Afghanistan sesuai dengan hak, hukum internasional dan komitmennya ..demi mencegah setiap konsekuensi negatif," imbuh pernyataan Taliban.

Otoritas AS sendiri belum memberikan komentar resmi terkait peringatan yang diberikan oleh kelompok Taliban.

Simak video 'Kondisi Ekonomi Terus Memburuk, Jutaan Warga Afghanistan Terancam':

[Gambas:Video 20detik]