International Updates

Pembuat Kartun Nabi Tewas Kecelakaan, Taliban Gempur Habis ISIS

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 04 Okt 2021 17:33 WIB
Kartunis Swedia Lars Vilks yang pernah disorot karena membuat kartun Nabi Muhammad, tewas dalam kecelakaan mobil. Belum diketahui pasti penyebab kecelakaan itu.
Kartunis Swedia Lars Vilks tewas dalam kecelakaan mobil (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Seorang kartunis Swedia bernama Lars Vilks yang pernah membuat kartun Nabi Muhammad, tewas dalam sebuah kecelakaan mobil. Vilks diketahui hidup di bawah perlindungan polisi sejak kartun kontroversial, yang dibuatnya tahun 2007 lalu memicu banyak ancaman pembunuhan.

Seperti dilansir AFP, Senin (4/10/2021), Kepolisian Swedia mengonfirmasi bahwa Vilks yang berusia 75 tahun, tewas saat mobil yang ditumpanginya bertabrakan dengan sebuah truk pada Minggu (3/10) waktu setempat. Dua polisi yang bertugas mengawalnya, juga tewas dalam kecelakaan itu.

"Ini diselidiki sama seperti kecelakaan di jalanan lainnya. Karena dua polisi terlibat, penyelidikan ditugaskan ke bagian khusus pada kantor jaksa," sebut juru bicara Kepolisian Swedia kepada AFP.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Senin (4/10/2021):

- Presiden Meksiko Diserbu Demonstran Saat Berpidato!

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador menghentikan acara publik setelah para demonstran menyerbu masuk ke gedung, tempat dia berpidato.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (4/10/2021), insiden pada Minggu (3/10) waktu setempat itu adalah gangguan kedua dari jadwal publik Presiden Meksiko itu dalam lima minggu terakhir. Sebelumnya pada 27 Agustus, kerumunan besar warga menghalangi iring-iringan mobilnya selama hampir dua jam di negara bagian Chiapas, Meksiko selatan.

Gangguan tersebut terjadi di sebuah pasar malam di Huauchinango, di negara bagian Puebla, di mana Lopez Obrador dan beberapa menteri pemerintah menjabarkan tentang bantuan pemerintah untuk para korban badai mematikan pada bulan Agustus lalu.

- Terungkap, 3.000 Pedofil Beroperasi dalam Gereja Prancis!

Hasil penyelidikan komisi independen mengungkapkan bahwa sekitar 3.000 pedofil beroperasi di dalam Gereja Katolik Prancis sejak tahun 1950 silam. Hal ini terungkap beberapa hari sebelum laporannya dirilis secara resmi ke publik.

Seperti dilansir AFP, Senin (4/10/2021), kepala komisi independen yang menyelidiki skandal ini, Jean-Marc Sauve, menyebutkan bahwa penelitian komisi independen itu mengungkap antara 2.900 hingga 3.200 pastur pedofil atau anggota gereja lainnya yang pedofil. Disebutkan Sauve bahwa jumlah itu merupakan 'perkiraan minimum'.

Laporan komisi independen ini dijadwalkan akan dirilis secara resmi pada Selasa (5/10) waktu setempat, setelah penelitian dilakukan selama 2,5 tahun terakhir dengan mendasarkan pada arsip gereja, pengadilan dan kepolisian, juga pada wawancara para saksi.

- Ledakan Guncang Masjid Kabul Saat Doa Pemakaman Ibunda Jubir Taliban

Ledakan yang mengguncang sebuah masjid di Kabul, Afghanistan, yang menewaskan lima warga sipil terjadi saat digelar doa untuk ibunda juru bicara kelompok Taliban. Belum ada laporan kelompok maupun pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan ini.

Seperti dilansir Reuters, Senin (4/10/2021), sejumlah pejabat Taliban menyebut bahwa sebuah bom meledak di gerbang Masjid Eigdah di Kabul pada Minggu (3/10) waktu setempat, saat digelar doa dalam rangkaian seremoni pemakaman untuk ibunda dari juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid.