ADVERTISEMENT

detik's Advocate

Anak Saya Kumpul Kebo hingga Punya Anak, Apa yang Bisa Saya Lakukan?

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 05 Jul 2022 08:08 WIB
Ilustrasi perceraian
Ilustrasi (Thinkstock)


Untuk menjawab pertanyaan pembaca detik's Advocate di atas, kami meminta pendapat advokat Achmad Zulfikar Fauzi, SH. Berikut penjelasan lengkapnya:

Terimakasih atas pertanyaan yang saudara tanyakan kepada saya, sebelumnya saya sangat simpati terhadap apa yang saudara alami langsung saja saya menjawab pertanyaan saudara.

Saya akan terlebih dahulu menjawab pertanyaan pertama penanya: bisakah saya melaporkan ke polisi antara A dan B yang hidup serumah tanpa ada nikah resmi sebagai "kumpul kebo"?

Belum ada hukum Indonesia yang mengatur mengenai kumpul kebo/kohabitasi sebagai tindak pidana. Achmad Zulfikar Fauzi, advokat


Dalam hal ini belum ada hukum Indonesia yang mengatur mengenai kumpul kebo/kohabitasi sebagai tindak pidana. Perlu pengaturan lebih lanjut dan pembaharuan hukum pidana.

Untuk selanjutnya saya menjawab pertanyaan kedua dari saudara penanya yang berbunyi sebagai berikut:

Saya juga sudah menghubungi polisi, juga tidak bisa bertindak, karena keduanya sudah dewasa dan tidak ada laporan dari istri B yang sah. Apakah untuk melaporkan harus dari istri yang sah ? dan saya tidak dapat melaporkan walau saya orang tua A yang sebelumnya tinggal bersama saya serta anak A yang sampai sekarang menjadi tanggung jawab saya sebagai kakeknya?

Bahwa dalam hal penegakan hukum pidana mengenai pasal zina yang diatur dalam pasal 284 KUHP merupakan delik aduan absolut di mana hanya suami/istri yang berhak melakukan pengaduan.

Analisis hukum lebih lanjut akan penjawab jabarkan di bawah ini:

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT