ADVERTISEMENT

Ada 2 Portal S, Begini Kondisi Trotoar Metropole Saat Jam Pulang Kantor

Annisa Rizky Fadhila - detikNews
Senin, 06 Jun 2022 18:48 WIB
Kondisi trotoar Jl Pegangsaan sekitar Metropole, Jakarta Pusat, 6 Juni 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)
Kondisi trotoar Jl Pegangsaan sekitar Metropole, Jakarta Pusat, 6 Juni 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)
Jakarta -

Dua portal S sudah dipasang di trotoar sekitar bioskop Metropole, Jakarta Pusat. Kini, jalur pedestrian ruas ini tidak dipadati pemotor. Mereka tak lagi naik ke atas trotoar seperti sebelumnya meski ketertiban belum 100% sempurna.

Pantauan detikcom di lokasi, Jl Pegangsaan Timur, Senin (6/6/2022), pukul 17.31 WIB, saat jam pulang kantor, lalu lintas di lokasi cukup padat. Pengendara motor tampak mengikuti antrean lampu merah.

Di sekitar portal S, tak lagi tampak pemotor bandel. Mereka tak bisa lewat sehingga ikut mengantre dan tertib dalam berlalu lintas.

Namun, setelah melewati portal S, masih ada pemotor yang sengaja naik ke trotoar. Mereka mencuri jalan agar bisa mendahului pengendara lain.

Kondisi trotoar Jl Pegangsaan sekitar Metropole, Jakarta Pusat, 6 Juni 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)Kondisi trotoar Jl Pegangsaan sekitar Metropole, Jakarta Pusat, 6 Juni 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)

Masih berdasarkan pantauan detikcom, pejalan kaki yang menggunakan trotoar Metropole cukup ramai. Mereka melewati portal S secara bergantian.

Tampak pula sekuriti memandu mobil yang keluar dari bioskop Metropole. Mobil yang hendak keluar harus bergantian dengan pengendara lain sembari menunggu lampu hijau.

Sesekali, terdengar suara klakson dari pengendara yang hendak meminta jalan. Namun suara klakson itu tak berlangsung lama dan berkepanjangan.

Tanggapan Pemotor

Portal S yang dipasang di trotoar Metropole mendatangkan ragam komentar. Banyak dari pengendara yang mengapresiasi langkah tersebut.

Salah satu pengendara motor, Iwan (30), mengungkapkan, dia menyambut baik pemasangan portal S. Langkah itu dinilai bisa menertibkan sekaligus mengingatkan pengendara.

"Ya saya sih senang-senang aja ya. Kan tujuannya juga baik, untuk nertibin sekaligus ngingetin kita-kita pengendara motor," katanya kepada detikcom di lokasi.

Meski masih ada pengendara yang bandel, katanya, dia berharap fungsi portal S dapat efektif. Dia juga meminta kesadaran pengendara agar mengingatkan satu sama lain.

"Ya ini sudah bagus ya. Tapi namanya juga kita berkendara di jalan, ada yang tertib ada yang melanggar. Kalau ada yang lihat pelanggaran, ya ndak ada salahnya ditegur kan. Toh untuk kebaikan bersama juga," tuturnya.

Portal S di trotoar sekitar Metropole, Jakarta Pusat, 6 Juni 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)Portal S di trotoar sekitar Metropole, Jakarta Pusat, 6 Juni 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)

Senada, Suci (29) yang merupakan penjalan kaki juga menyambut inisiatif pemerintah dalam memasang portal S. Dia berharap langkah tersebut ke depannya membawa perubahan.

"Baik sih, semoga ada perubahan ya ke depannya. Gak semrawut lagi," katanya.

Wanita yang bekerja di lembaga pemerintahan itu mengaku sering menggunakan trotoar Metropole. Dia menilai ada perubahan sejak portal S dipasang di lokasi.

Dia membandingkan sebelum dan sesudah pemasangan portal S. Sebelumnya, banyak pemotor ataupun pedagang yang memakai trotoar tersebut.

Namun saat ini pemotor yang naik ke trotoar mulai berkurang. Mereka merasa terhalang karena adanya portal S di dua titik bioskop Metropole.

Kendati begitu, dia tak bisa mengelak bahwa masih ada pemotor yang bandel. Hal ini pun sudah ia temui beberapa kali.

"Ya meski sudah dipasang tetap saja masih ada yang bandel ya. Bandel dalam artian masih pakai trotoar, begitu pun dengan pedagang-pedagang kaki lima," ujar Suci di lokasi.

"Tapi, ya semoga pelan-pelan ada perubahan ya. Semoga tingkat kesadarannya mulai terbentuk biar tertib dan kita yang jalan kaki juga merasa lebih aman," imbuhnya.

Merasa Lebih Aman

Siang hari tadi, Lestari (17), yang merupakan siswa kelas II SMA, mengaku sering lewat trotoar tersebut karena bersekolah di SMA PSKD.

Dia mengaku pemasangan portal S tersebut bisa meningkatkan keamanan pejalan kaki. Sebab, pejalan kaki tak perlu takut jika harus disenggol oleh pemotor.

"Lebih safety aku ngerasanya. Gak perlu takut lagi kalau tiba-tiba dari belakang misal di serempet atau justru barang kita ada yang dirampas. Makanya kadang-kadang aku suka naruh tas tuh di depan," katanya saat ditemui di sekitar trotoar Metropole.

Kepada detikcom dia bercerita, sebelumnya dia punya pengalaman kurang menyenangkan. HP yang ia kantongi di tas ranselnya sempat diambil oleh pemotor.

Saat itu, katanya, kejadiannya masih siang hari. Aksi itu dilakukan oleh pemotor yang berboncengan.

"Aku pernah dulu di sini juga HP aku sempat diambil. Aku juga baru sadarnya pas udah di rumah. Ceritanya aku lagi jalan, ada motor yang ngikut dari belakang. Pas diambil aku gak ngerasa apa-apa, ya aku juga yang kurang hati-hati karena naruh HP-nya di ransel. Ranselnya di belakang pula," tuturnya.

Sejak adanya portal S, dia berharap pemotor dapat lebih tertib dalam berkendara. Ia tak ingin kejadian serupa terulang kembali.

Sementara itu, pejalan kaki lainnya, Wicak, mengaku senang melewati portal S tersebut. Sebab, dia merasa lebih punya ruang dan keamanan yang tinggi.

"Senang aja bisa dipasang begini. Lebih ke sedikit aman kali ya. Walaupun ini dipasangnya gak di semua trotoar," ucapnya.

Portal S di trotoar sekitar Metropole, Jakarta Pusat, 6 Juni 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)Portal S di trotoar sekitar Metropole, Jakarta Pusat, 6 Juni 2022. (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)

Pria yang masih duduk di bangku SMA itu berharap ke depan portal S dapat dipasang di seluruh trotoar. Jaraknya pun dapat diperpanjang agar pengendara motor maupun pejalan kaki bisa sama-sama tertib.

"Ya semoga lebih banyak lagi dipasang beginiannya. Biar sama-sama tertib," imbuhnya.

Simak juga Video: Gegara Ini, Motor Tak Lagi Naik Trotoar Kolong JLNT Kuningan

[Gambas:Video 20detik]



(azl/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT