ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Alasan Pemilihan Portal S untuk Hadang Pemotor Naik Trotoar Metropole

Annisa Rizky Fadhila - detikNews
Jumat, 03 Jun 2022 18:54 WIB
Petugas dari Dinas Bina Marga DKI Jakarta memasang portal S di trotoar Metropole, Jakarta, Jumat (3/6). Portal ini untuk menghalau pemotor masuk ke trotoar.
Pemasangan portal S di trotoar depan Metropole, Jl Pegangsaan Timur, Jakarta Pusat. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah DKI Jakarta memilih portal S untuk menghadang pengendara sepeda motor naik trotoar Metropole, Jl Pegangsaan Timur, Jakarta Pusat, dibandingkan dengan portal lainnya. Langkah itu diambil karena portal S masih memberikan ruang bagi penyandang disabilitas.

"Selama ini portal S dipasang menggunakan strip pilar dengan jarak 90 cm. Itu nggak mungkin kalau harus dipersempit," ujar Kepala Sudin Bina Marga Jakarta Pusat Agustio Ruhuseto, Kamis (19/5/2022).

"Kalau dipersempit, artinya kita malah akan diprotes oleh kaum difabel. Makanya (pemasangan portal S) butuh perencanaan," sambungnya.

Portal S dipasang bukan tanpa alasan. Selain karena banyaknya keluhan yang masuk dari masyarakat, portal S dipasang karena mempertimbangkan banyak aspek.

Portal S Akan Dipasang di Dua Titik

Portal S dipasang di dua titik trotoar Metropole, Jakarta Pusat. Keduanya di pintu masuk dan depan Starbucks Metropole.

"Rencana akan dipasang di dua titik," ujar Agustio kepada detikcom, Jumat (3/6).

Pemasangan portal S sebelumnya sudah didiskusikan oleh Dinas Bina Marga dan Pemprov DKI. Sebab, setiap harinya banyak pemotor yang menerabas trotoar guna menghindari antrean lampu merah.

Bahkan, beberapa waktu lalu, seorang pria sempat menghadang pemotor yang menerabas trotoar. Aksinya pun viral di social media. Petugas yang mengetahui hal itu langsung mengambil sikap guna menertibkan pemotor.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo pun mendukung kebijakan tersebut. Sejauh ini, katanya, portal S berhasil untuk menertibkan pemotor.

"Terhadap pemotor yang menerabas trotoar di Metropole, kami terus melakukan pengawasan melalui patroli terhadap pelanggaran atau penyalahgunaan trotoar," kata Syafrin beberapa waktu lalu.

"Upaya yang kami tempuh adalah menempatkan petugas pada lokasi-lokasi yang pelanggarannya masif, serta berkoordinasi dengan DBM untuk penambahan pemasangan billard dan portal S," sambungnya.

(aik/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT