5 Fakta Richard Lee Diduga Fitnah Kartika Putri Berujung Status Tersangka

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 06 Apr 2022 07:28 WIB
dr. richard lee
Dokter Richard Lee (Instagram @dr.richard_lee)
Jakarta -

Perseteruan antara dokter Richard Lee dengan artis Kartika Putri kian berbuntut panjang. Setelah sekian lama proses penyidikan berjalan di kepolisian, Richard Lee ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terhadap Kartika Putri.

Berikut fakta-fakta terkait penetapan tersangka Richard Lee di kasus pencemaran nama baik Kartika Putri:


1) Richard Lee Tersangka Kasus Fitnah dan Illegal Access

Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis mengatakan pihaknya telah meningkatkan status tersangka kepada Richard Lee. Selain di kasus illegal access, Richard Lee juga menyandang status tersangka di kasus yang dilaporkan oleh Kartika Putri ini.

"Jadi ada dua LP oleh Richard Lee, yang pertama terkait pencemaran nama baik yang pelapornya adalah Kartika Putri, kemudian satu lagi masalah illegal access. Dua-duanya sudah kita tetapkan sebagai tersangka," jelas Auliansyah kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (5/4/2022).


2) Alasan Polisi Tetapkan Richard Lee Tersangka di Kasus Kartika

Kombes Auliansyah kemudian menjelaskan alasan mengapa pihaknya menetapkan Richard Lee sebagai tersangka. Richard Lee dijerat dengan pencemaran nama baik melalui media elektronik.

"Awal mulanya Richard Lee ini mengambil obat atau namanya kosmetik itu membeli melalui online. Kemudian produk yang dimasukkan oleh Richard Lee ke lab itu tanpa ada BPPOM dan sebagainya, sementara produknya itu sudah BPPOM," kata Auliansyah kepada wartawan, Selasa (5/4/2022).

Auliansyah menyebut Richard Lee telah menuduh Kartika Putri mempromosikan kosmetik yang tidak ada izin BPOM. Padahal polisi menyebut obat kosmetika yang dipromosikan Kartika Putri itu mendapatkan izin dari BPOM.

"Jadi sebenarnya apa yang di-endorse oleh Kartika Putri dia sudah mengecek melalui barcode bahwa memang produk itu telah memiliki izin daripada BPOM dan merupakan produk yang aman. Namun di media sosial Richard Lee mengatakan Kartika Putri meng-endorse obat abal-abal dan sebagainya," terang Auliansyah.

Lebih lanjut, Auliansyah menyebut Richard Lee tidak mengetahui adanya perubahan izin BPOM mengenai obat kosmetik. Bahkan pengakuan Richard Lee soal adanya korban akibat kosmetik yang dipromosikan Kartika Putri itu hingga kini belum terjawab.

"Namun yang perlu kita tegaskan lagi di tahun 2020 itu bulan Februari sampai Juni sudah ada pembaruan dari izin BPOM. Jadi BPOM ada pembaharuan terus. Dia (Richard Lee) juga menyatakan ada banyak korban yang sudah melapor ke dia akibat dari obat tersebut. Orang itu mukanya rusak, tapi sampai ini Richard Lee belum bisa sampaikan ke penyidik siapa orang yang mukanya rusak itu," tuturnya.

Baca di halaman selanjutnya: berkas perkara kasus pencemaran nama baik Richard Lee menunggu P21.

Simak Video: Awal Mula Razman Curiga Hotman Paris Bersatu dengan Richard Lee

[Gambas:Video 20detik]