Round-Up

Sorotan dari Sana-Sini Jelang 2 Tahun Jokowi-Ma'ruf Pimpin RI

Tim Detikcom - detikNews
Selasa, 19 Okt 2021 21:47 WIB
Presiden RI Joko Widodo, Wakil Presiden RI Maruf Amin
Jokowi-Ma'ruf Amin (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Masa jabatan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin genap dua tahun pada 20 Oktober besok. Menjelang genap 2 tahun, sejumlah pihak menyoroti kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin.

Sorotan terhadap kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin datang dari sejumlah pihak, seperti parpol, pakar, lembaga survei, dan aktivis antikorupsi. Selengkapnya sebagai berikut.

Survei Litbang Kompas: Kepuasan terhadap Kinerja Jokowi Turun Jadi 66,4%


Kepuasan terhadap kinerja Presiden Joko Widodo turun berdasarkan hasil yang ditunjukkan survei. Survei Litbang Kompas terbaru memperlihatkan kini ada 66,4% responden yang puas terhadap kinerja Jokowi.

Survei ini dilakukan lewat wawancara tatap muka pada 26 September-9 Oktober 2021. Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi Indonesia. Tingkat kepercayaan survei ini 95% dengan margin of error plus-minus 2,8%.

Sebanyak 66,4% responden menyatakan puas terhadap kinerja Jokowi. Hasil ini turun 2,7% dibandingkan hasil survei pada April 2021.

Berikut ini tren proporsi responden yang menyatakan puas terhadap kinerja Jokowi di survei Litbang Kompas:

Agustus 2020
Puas: 65,9%
Tidak puas: 34,1%

Januari 2021
Puas: 66,3%
Tidak puas: 33,7%

April 2021
Puas: 69,1%
Tidak puas: 30,9%

Oktober 2021
Puas: 66,4%
Tidak puas: 33,6%

Berdasarkan bidang kinerja, kepuasan masyarakat ke kinerja Jokowi tertinggi di bidang politik dan keamanan. Sementara itu, kepuasan di bidang ekonomi paling rendah. Berikut data tingkat kepuasan per bidang di survei Oktober 2021:

Politik dan keamanan: 70,8%
Kesejahteraan Sosial: 68,6%
Penegakan hukum: 60,6%
Ekonomi: 58,7%

Kinerja Jokowi di bidang hukum juga dinilai melemah. Pada April 2021, kepuasan di bidang hukum ada di angka 65,6%. Tapi kepuasan ini turun jadi 60,6% di bulan Oktober 2021.