Sidang Hoax Babi Ngepet

Alasan Saksi Rela Disuruh Adam Ibrahim Telanjang Saat Tangkap 'Babi Ngepet'

Tim Detikcom - detikNews
Selasa, 05 Okt 2021 15:42 WIB
Sidang pemeriksaan saksi kasus hoax babi ngepet di Depok
Sidang pemeriksaan saksi kasus hoax 'babi ngepet' di Depok (Yulida/detikcom)
Jakarta -

Warga Bedahan, Depok, Jawa Barat, Iwan Kurniawan, menceritakan detik-detik penangkapan hewan diduga 'babi ngepet' dalam sidang terdakwa Adam Ibrahim di kasus hoax 'babi ngepet'. Iwan mengaku percaya dengan perintah Adam untuk telanjang sebelum menangkap 'babi ngepet' karena terdakwa Adam dikenal sebagai tabib.

Iwan mengatakan mulanya dia diberi pesan oleh terdakwa Adam agar pulang kerja lebih awal karena pada malam harinya akan ada penangkapan 'babi ngepet' bersama warga. Kemudian, Iwan juga mengaku geram karena suka mendengar cerita warga sekitar yang mengalami kehilangan uang, misalnya ada yang mengaku kehilangan uang sejumlah Rp 2 juta dan Rp 500 ribu.

"Jadi awal cerita saya kerja cuma di pesan sama terdakwa kalau bisa pulang agak siang karena nanti ada penangkapan babi ngepet. Kebetulan memang ambisi juga saya kalau pun kalau memang ada 'babi ngepet' apa gitu loh rasa penasaran saya, ya saya termasuk lumayan geram dari omongan warga sekitar banyak juga uang yang hilang tidak kecil, berjumlah bulatan," kata Iwan, saat bersaksi di PN Depok, Depok, Jawa Barat, Selasa (5/10/2021).

Kemudian, Iwan diajak oleh terdakwa Adam untuk melakukan ritual penangkapan 'babi ngepet'. Ia mengaku percaya saja pada ucapan Adam terkait ritual 'babi ngepet' itu karena Adam dikenal sebagai seorang yang bisa menyembuhkan penyakit yang terkait ilmu hitam seperti santet dan lainnya.

"Terdakwa lalu ajak ritual untuk menangkap babi ngepet. Ya dengan kalimat-kalimatnya, saya pribadi juga gemas dengan kejadian kayak gini, tapi buktinya nggak ada gitu loh. Sampai saya diberi petunjuk penangkapannya harus bugil, ya saya lakoni," kata Iwan.

Hal tersebut disampaikan Iwan saat dicecar hakim dalam sidang.

"Si terdakwa mengatakan seperti itu apa yang membuat Saudara yakin? Apa alasannya?" tanya hakim.

"Ya (percaya) karena dia kan tadinya dia bisa menyembuhkan orang begitulah," ujar Iwan.

"Saudara tahu dia punya profesi yang seperti tabib yang bisa menyembuhkan orang sehingga Saudara yakin? Terdakwa juga bisa dalam hal pengobatan-pengobatan santet, klenik dan lainnya?" tanya hakim.

"Ya," imbuhnya.

Iwan mengatakan proses penangkapan 'babi ngepet' itu awalnya dimulai sekitar pukul 22.00 WIB malam. Saat itu dia bersama warga lainnya berkumpul di rumah terdakwa Adam. Saat itu Adam membagi-bagi tugas para warga, Adam juga menjelaskan soal ritual penangkapan 'babi ngepet' itu dengan menjelaskan akan menanam sebuah akar di sekitar kandang babi dan meminta para warga yang ingin menangkap untuk bertelanjang.

Selengkapnya halaman selanjutnya.

Simak video 'Penyebar Hoax Babi Ngepet Tak Ajukan Eksepsi':

[Gambas:Video 20detik]