Round-Up

Beda Versi Dugaan Pungli Satpam vs Warga Permata Buana

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 05:57 WIB
Keributan antara warga vs sekuriti di Kembangan, Jakbar (dok.istimewa)
Keributan antara warga vs sekuriti di Kembangan, Jakbar (dok.istimewa)
Jakarta -

Keributan warga dengan satpam kompleks Perumahan Permata Buana, Kembangan, Jakarta Barat, berujung ke polisi. Warga melaporkan oknum satpam atas dugaan perampasan dan perbuatan tidak menyenangkan.

Polisi menyelidiki kasus ini dan mengindikasikan adanya dugaan pungli. Belakangan, korban bernama Candy juga mengungkap adanya permintaan sejumlah uang untuk jaminan proyek.

"Itu diduga ada pungli, termasuk perampasan kendaraan, karena kalau yang viral itu kan mobilnya diambil, dirampas. Itu yang jadi fokus kita, sih," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono pada Rabu (22/9).

Warga tersebut merasa dipersulit dalam proses renovasi rumah. Sementara pihak RW bersikeras jika permintaan uang jaminan merupakan aturan yang diterapkan di kompleks perumahan sejak lama.

Berikut kronologis kejadian versi warga dan satpam:

Warga Merasa Dipersulit

Candy mengaku dirinya sering dihadang oleh petugas satpam ketika memasukkan kendaraan beserta barang-barang ke rumahnya. Ia menuturkan bahwa pengalaman tak menyenangkan itu ia alami sejak Februari lalu.

"Kalau penghadangan sudah berkali-kali, sudah sejak Februari 2021, tapi kejadian yang sampai seperti kemarin itu baru terjadi kedua kalinya yang kemarin," kata Candy kepada wartawan, Rabu (22/9).

Candy menuturkan bahwa penghadangan itu ia alami sejak sedang merenovasi rumahnya. Ia berujar material-material bangunan miliknya dihadang masuk.

"Ya material saya tidak boleh masuk, semuanya dipersulitlah," lanjutnya

Lihat juga video 'Ribut-ribut Belasan Satpam dengan Warga Kompleks di Jakbar':

[Gambas:Video 20detik]





Baca selengkapnya di halaman selanjutnya, warga dimintai uang Rp 10 juta