7 Fakta Sidang Kasus Babi Ngepet Ungkap Adam Ibrahim Si Perekayasa

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 15 Sep 2021 06:41 WIB

3. Harga babi Rp 500 ribu, ongkos ambil Rp 400 ribu

Untuk menyempurnakan rekayasanya, Adam Ibrahim sampai menyiapkan uang untuk membeli babi secara daring. Adam Ibrahim membeli babi berwarna hitam seharga Rp 500 ribu, serta merogoh kocek Rp 400 ribu untuk diberikan ke warga lain yang mengambil babi itu dari penjual.

"Bahwa selanjutnya terdakwa menyuruh saksi Eka Rizky dan saksi Didi Candra Sugiarto dan memberikan sejumlah uang sebesar Rp 500.000 serta uang sebagai ongkos jalan masing-masing sebesar Rp 200.000 untuk mengambil atau bertransaksi secara COD atau Cash on Delivery," ucap jaksa.

4. Pengambil barang tak tahu barang yang diambil adalah babi

Namun baik Eka dan Didi ternyata tidak tahu bila barang yang diambilnya itu adalah babi. Adam Ibrahim lantas tidak mengaku pada keduanya bila babi itu digunakan untuk rekayasa babi ngepet.

"Setelah saksi Eka Rizky dan saksi Didi Candra Sugiarto menerima barang COD-an tersebut, saksi Eka Rizky menghubungi terdakwa melalui chat WhatsApp dan bertanya kepada terdakwa, 'Beh kok ini babi'. Lalu terdakwa menjawab, 'Ya udah bawa aja, ada yang beli'," ucap jaksa.

5. Suruh warga telanjang

Adam Ibrahim, sempat menyuruh warga untuk telanjang sebelum menangkap babi. Detik-detik peristiwa itu diungkap jaksa dalam sidang.

Awalnya Adam Ibrahim mendapatkan cerita dari warga yang sering kehilangan uang. Dia lalu memiliki ide soal babi ngepet di balik cerita warga kehilangan uang.

Jaksa mengungkap terdakwa lantas menghubungi saksi Adi Firmanto lewat WhatsApp. Ketika itu lah, Adam lantas memberi aba-aba kepada saksi Adi Firmanto agar 4 orang warga telanjang demi menangkap babi tersebut.

"Terdakwa chatting melalui WhatsApp serta menelpon Saksi Adi Firmanto untuk memberi aba-aba/mengarahkan saksi Adi Firmanto dengan mengatakan 'Dii.....orangnya sudah jadi babi.. langsung telanjang dan tangkap', yang kemudian 4 (empat) orang warga lainnya yakni saksi Heri Suryana, saksi Iwan Kurniawan, saksi Muhammad Risky dan saksi Farhan langsung membuka baju atau tenjang bulat sesuai dengan arahan terdakwa untuk menangkap seekor babi tersebut," ucapnya.

Selanjutnya, menyuruh pukul babi dengan lidi: