Round-Up

Fakta Terbaru Wanita Korban Satpol PP Gowa Dipastikan Tak Berbadan Dua

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 09 Sep 2021 06:00 WIB
Wanita Dipukul Satpol PP Gowa, Amriana sedang duduk
Foto: Wanita Dipukul Satpol PP Gowa, Amriana sedang duduk (Hermawan-detik)
Jakarta -

Terungkap fakta baru terkait wanita korban penganiayaan anggota Satpol PP Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Wanita bernama Amriana (34), yang mengaku hamil itu kini hasil USG-nya telah diketahui.

Amriana dan suami bernama Ivan dipolisikan karena berbohong hamil saat dia menjadi korban penganiayaan anggota Satpol PP Gowa, Mardani Hamdan, saat razia PPKM di warkop milik Amriana di Kelurahan Panciro, Kecamatan Bajeng, Gowa, Rabu (14/7) malam.

Amriana dan suami dipolisikan organisasi kemasyarakatan (ormas) Brigade Muslim Indonesia (BMI) Sulsel pada Kamis (22/7) lalu. Pasangan suami-istri (pasutri) tersebut dipolisikan dan dituding melakukan upaya provokasi ke masyarakat.

BMI Sulsel sebelumnya juga mengaku sudah mendapat kabar soal hasil tes medis yang menunjukkan Amriana negatif hamil, tapi Amriana tetap berkeras mengaku hamil dan menegaskan kehamilannya tidak bisa dibuktikan dengan tes medis.

"Tetapi beberapa hari kemudian suami Ibu Amriana melalui sebuah siaran live (Facebook) lewat akun Ivan Van Haoten secara tegas mengatakan bahwa hasil USG Ibu Amriana menunjukkan kandungan dalam keadaan kosong. Kondisi ini kemudian diperkuat oleh jumpa pers pihak pengacara dan pasutri tersebut dan juga menyatakan hasil USG kosong," ungkap Ketua BMI Sulsel Zulkifli, Jumat (23/7/2021).

Setelah mendapat kabar Amriana memang tidak hamil, BMI awalnya berharap pasutri itu menerima kenyataan tidak hamil dan meminta maaf kepada masyarakat. Namun BMI menyayangkan keduanya malah tetap mempertahankan pengakuannya soal kehamilan.

"Kondisi inilah yang membuat kami harus mengambil langkah hukum dan membuat laporan resmi ke Polres Gowa," tuturnya.

Usai dilakukan cek USG, hari ini polisi telah secara resmi menerima hasil tes ultrasonografi atau USG Amriana. Dia yang statusnya kini sebagai terlapor dalam kasus bohong soal kehamilan, dinyatakan tidak hamil.

"Hasil USG-nya nihil semuanya," ucap Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Boby Rachman kepada detikcom, Rabu (8/9/2021).

Simak juga 'Wanita Dipukul Satpol PP Gowa Ngaku Kehamilannya Tak Bisa Dibuktikan Dokter':

[Gambas:Video 20detik]