Round-Up

7 Fakta Serda Nurhadi Dikepung Debt Collector Saat Bantu Warga

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 11 Mei 2021 06:56 WIB
Polisi mengungkap modus debt collector yang mengepung anggota TNI. Polisi menyebut mata elang itu menyalahi aturam dam bekerja seperti preman.
Foto: Polisi tangkap 11 debt collector pengepung anggota TNI. (Pradita Utama/detikcom)

Serda Nurhadi Tak Berkaitan

Dudung mengatakan, Serda Nuradi juga tidak ada kaitannya sama sekali dengan warga pemilik kendaraan tersebut.

"Tidak ada kaitan sama sekali, Serda Nurhadi hanya ingin membantu agar tidak terjadi kemacetan, membantu masyarakat yang sedang kesulitan," ucapnya.

Dudung menyebut Nurhadi ingin membantu warga yang hendak ke rumah sakit. Menurutnya, saat itu terjadi kemacetan sehingga Nurhadi turun tangan.

Antar Warga yang Sakit

Pangdam Jaya, Mayjen Dudung Abdurachman, mengungkap Serda Nurhadi sempat terkendala mobil yang ternyata bersistem matic. Awalnya, Serda Nurhadi mendapat laporan soal heboh-heboh di depan Kelurahan Semper, Jakarta Utara, yang bikin macet dan ternyata ada masyarakat yang ribut dengan debt collector. Serda Nurhadi sempat berdialog dengan debt collector itu.

Serda Nurhadi melihat ada anak-anak yang menangis serta orang tua yang kesakitan di dalam mobil. Dia akhirnya membantu warga yang hendak ke rumah sakit itu dengan cara menyopiri mobilnya.

"Saudara Nurhadi mencoba mengambil alih kendaraan, untuk menyingkirkan agar kemacetan tidak terjadi dan kemudian akan mengarahkan ke RS. Namun karena keterbatasan Saudara Nurhadi mengendarai kendaraan yang matic dan akan diarahkan oleh pemilik ke arah tol, maka Serda Nurhadi memberhentikan," kata Mayjen Dudung dalam jumpa pers di Makodam Jaya, Senin (10/5/2021).

Nurhadi kemudian hendak bergantian dengan pemilik kendaraan bernama Naras. Setia di dekat pintu tol Semper, Nuradi tiba-tiba dikepung oleh para debt collector.

Selanjutnya, 11 debt collector jadi tersangka

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4