Round-Up

11 Fakta Bripka CS Tembak Prajurit TNI AD Gegara Tagihan Rp 3,3 Juta

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 26 Feb 2021 06:57 WIB
Jakarta -

Insiden penembakan di RM Cafe Cengkareng, Jakarta Barat menewaskan tiga orang dan satu korban luka. Penembakan itu dipicu penagihan bill minuman keras senilai Rp 3,3 juta oleh pegawai kafe ke pelaku, Bripka SC.

Penembakan di RM Cafe Cengkareng, Jakbar ini terjadi pada Kamis (25/2/2021) dini hari lalu. Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Ferdian Saputra mengungkap pelaku adalah seorang oknum polisi.

"Benar, ada kejadian penembakan oleh diduga anggota Polri," kata Ady saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (25/2/2021).

Ady juga mengungkap adanya korban jiwa dalam insiden penembakan itu. Total korban tewas dalam kejadian penembakan di RM Cafe Cengkareng ini berjumlah 3 orang.

"Sebabkan tiga orang MD (meninggal dunia)," imbuh Ady.

Kejadian ini membuat Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mendadak menggelar jumpa pers pada pagi hari. Mantan Japolda Jawa Timur ini juga menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut.

"Sebagai Kapolda Metro Jaya, atasan tersangka, saya menyampaikan permohonan maaf yang setinggi-tingginya kepada masyarakat, kepada keluarga korban, dan kepada TNI Angkatan Darat," ujar Fadil Imran dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (25/2/2021).

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkap kronologi kejadian tersebut. Ini semua diawali ketika pelaku, Bripka CS minum minuman keras hingga mabuk.

"Tersangka CS memang datang ke sana, ke TKP, yang merupakan kafe, kemudian lakukan ada kegiatan minum-minum di sana," ucap Yusri.

Insiden penembakan bermula ketika kafe tersebut hendak tutup. Pelaku saat itu terlibat cekcok dengan pegawai kafe lantaran ditagih bill sebesar Rp 3,3 juta.

Simak 11 fakta terkait penembakan Bripka CS di halaman selanjutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5 6