Round-Up

Saat Rencana Praperadilan Fredy Kusnadi Ditanggapi Santai oleh Polisi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 08:06 WIB
Fredy Kusnadi (Dyas/detikcom)
Fredy Kusnadi (Dyas/detikcom)
Jakarta -

Fredy Kusnadi berencana mengajukan gugatan praperadilan. Fredy Kusnadi menilai prose penangkapan hingga penahanannya dalam kasus mafia tanah milik ibunda mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, tidak sesuai dengan prosedur.

Gugatan praperadilan itu rencananya didaftarkan pada Senin (22/2/2021) kemarin. Namun pengacara Fredy Kusnadi, Tonin Tachta Singarimbun, mengatakan bahwa pihaknya baru akan mengajukan gugatan praperadilan itu hari ini.

"Besok lah (hari ini) saya ajukan, hari ini (kemarin) belum," kata Tonin saat dihubungi, Senin (22/2).

Sebelumnya, Tonin mengatakan ada 4 poin yang akan digugat oleh pihaknya ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Akan diajukan 4 (poin) praperadilan hari Senin sekaligus, habis upaya apa lagi yang bisa saya buat?" kata Tonin saat dihubungi detikcom, Jumat (19/2/2021).

Akan Gugat 4 Hal

Empat poin yang akan digugat Fredy Kusnadi lewat praperadilan ialah masalah penangkapan hingga penahanan.

"Habis upaya apa lagi. Saya praperadilankan (1) masalah penangkapan, (2) penahanan, (3) penetapan tersangka, (4) penahan, penangkapan, dan penetapan tersangka," tuturnya.

"Empat langsung masuk biar nanti pengadilan yang berbicara apa sebenarnya yang terjadi," tambahnya.

Di sisi lain, Tonin mengungkap banyak pertanyaan pada berita acara pemeriksaan (BAP) yang tidak relevan.

"Apa-apa yang disangkakan tidak relevan lagi setelah dijawab dalam BAP. Jadi penyidik sekarang hanya menghargai keterangan tanpa perlu dibuktikan alat bukti lain," ujarnya.

Simak video 'Terlibat Mafia Tanah Ibu Dino Patti Djalal, Fredy Kusnadi Jadi Tersangka':

[Gambas:Video 20detik]



Lalu apa kata polisi? Simak di halaman selanjutnya......

Selanjutnya
Halaman
1 2