Round-Up

Buntut Panjang Diplomat Jerman Sambangi FPI Dikritik Senayan

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Selasa, 22 Des 2020 20:00 WIB
Pembangunan gedung baru untuk DPR RI menuai kritikan berbagai pihak walaupun Ketua DPR Setya Novanto menyebut Presiden Jokowi telah setuju pembangunan tersebut. Tetapi Presiden Jokowi belum teken Perpres tentang pembangunan Gedung DPR. Lamhot Aritonang/detikcom.
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Tindakan staf diplomatik Kedubes Jerman ke markas Front Pembela Islam (FPI) disorot kalangan Dewan di Senayan. Mereka wanti-wanti hal itu tidak patut dan dapat mengganggu hubungan bilateral.

Informasi kunjungan staf Kedubes Jerman ke markas FPI ini diungkap oleh Sekretaris Umum FPI Munarman.

Munarman menceritakan dua orang dari Kedubes Jerman berkunjung ke Sekretariat DPP FPI, Petamburan, Jakarta Pusat pada Kamis 17 Desember 2020 siang hari.

"Dari Kedutaan Jerman sudah datang ke Sekretariat FPI," kata Munarman dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (19/12/2020).

Munarman menuturkan datangnya pihak Jerman di tengah kasus tewasnya enam anggota FPI itu bakal mengawali perhatian global atas kasus ini. Dia menyebut tewasnya enam anggota FPI itu sebagai pembunuhan di luar hukum.

Kedatangan staf Kedubes Jerman sontak menyedot perhatian publik. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) kemudian memanggil Kepala Kedubes Jerman guna memberikan hasil klarifikasi soal tindakan stafnya yang menjadi sorotan.

"Kedubes Jerman menyampaikan bahwa staf diplomatik tersebut telah diminta kembali segera (ke Jerman, red) untuk mempertanggungjawabkan tindakannya dan memberikan klarifikasi kepada pemerintahnya," ujar pernyataan resmi Kemlu RI, Senin (21/12/2020).

Dalam pertemuan dengan Kemlu, Kedubes Jerman mengatakan bahwa staf diplomatiknya ke markas FPI atas inisiatif pribadi. Kedubes Jerman menyampaikan permintaan maaf dan menyesalkan kejadian ini.

Foto kunjungan staf Kedubes Jerman ke markas FPI di Petamburan. (Dok FPI)Foto kunjungan staf Kedubes Jerman ke markas FPI di Petamburan. (Dok FPI)

Kedubes Jerman pun menyampaikan dukungan pemerintah Jerman untuk melanjutkan kerja sama bilateral dengan Indonesia untuk melawan intoleransi, radikalisme, dan ujaran kebencian. Lebih lanjut, Kemlu menuntut Kedubes Jerman memberikan pernyataan resmi ke publik soal staf diplomatiknya yang ke markas FPI.

WNA yang diklaim dari Kedubes Jerman mendatangi markas FPI / Dok. Istimew/FPIWNA yang diklaim dari Kedubes Jerman mendatangi markas FPI / Dok. Istimew/FPI Foto: Dok. Istimew/FPI

Langkah staf Kedubes Jerman masih berbuntut panjang. Kini, sejumlah Dewan melontarkan kritik tajam atas peristiwan itu. Berikut ragam.pendapat anggota DPR RI:

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4