Terpopuler Sepekan: Heboh JK Dikaitkan 'Chaplin', Dituding di Balik OTT Edhy

Tim Detikcom - detikNews
Minggu, 06 Des 2020 18:58 WIB
Danny Pomanto jadi saksi sidang gugatan eks camat-lurah ke Pj Walkot Makassar (Amang-detikcom)
Foto: Danny Pomanto (Amang-detikcom)
Jakarta -

Berita terkait beredarnya video soal tudingan terhadap Jusuf Kalla (JK) yang disebut sebagai sosok dibalik penangkapan Menteri KKP Edhy Prabowo oleh KPK menjadi populer dalam sepekan. Rekaman yang diduga sebagai suara calon Wali Kota Makassar Danny Pomanto itu juga menyebut KPK berada di bawah kontrol JK.

Video yang beredar ini berdurasi 1 menit 58 detik ini, Sabtu (5/12/2020), menampilkan wajah Danny Pomanto dan kemudian beralih pada sebuah percakapan yang membahas soal penangkapan Edhy Prabowo dan tokoh-tokoh yang diuntungkan dalam penangkapan ini.

Dari rekaman itu, sosok yang bersuara itu ikut membawa nama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Habib Rizieq Shihab.

"Makanya, kalau urusannya Edhy Prabowo ini, kalau Novel (Baswedan) yang tangkap, itu berarti JK (Jusuf Kalla). JK-Anies, tuh. Maksudnya kontrolnya di JK. Artinya begini, dia sudah menyerang Prabowo. Yang kedua, nanti seolah-olah Pak Jokowi yang suruh, Prabowo dan Jokowi baku tabrak. Ini kan politik," ujar sosok yang berada di dalam rekaman itu.

Pada rekaman itu juga disebutkan bahwa penangkapan Edhy Prabowo akan berimbas pada keretakan hubungan Jokowi dengan Prabowo, sehingga momen itu disebut akan menguntungkan JK dan Anies Baswedan pada Pilpres 2024.

"Kedua, Prabowo yang turun karena dianggap bahwa korupsi pale di sini, calon presiden to. Berarti Anies dan JK yang diuntungkan. Apalagi mengkhianati Jokowi. jadi yang paling untung ini JK. Chaplin yang untung. Jago memang mainnya. Tapi, kalau kita hafal apa yang dia mau main ini," ujarnya lagi.

Dihubungi secara terpisah, Danny Pomanto pun mengakui bahwa suara tersebut adalah miliknya. Hanya, Danny menyebut perbincangan tersebut hanyalah sebuah analisa politik dan perbincangan lepas dirinya dengan beberapa orang.

"Jadi itu adalah percakapan di dalam rumah saya. Dalam rumah saya orang rekam. Jadi sebenarnya itu adalah percakapan biasa, analisis politik dan hak setiap orang kan begitu. Sebenarnya saya korban ini. Kenapa ada yang rekam dan sebar. Aneh," kata Danny kepada detikcom.

"Orang tanya bagaimana dampaknya dan saya terangkan tidak ada karena ini konstelasi nasional. Ini perbincangan pribadi, diskusi gitu," imbuh dia.

Dia menyebut pihak yang merekam perbincangan itu adalah tamunya yang sedang berdiskusi dengannya. Langkah selanjutnya, rencananya tim hukumnya akan menindaklanjuti penyebaran rekaman itu.

"Karena itu kan penyebaran dan saya merasa dirugikan. Kan saya dibenturkan dengan orang lain. Orang punya hak untuk punya pendapat dalam rumah saya sendiri, rumah saya itu," ucapnya.

Tonton video 'Rekaman Danny Pomanto Sebut JK di Balik Penangkapan Edhy Prabowo':

[Gambas:Video 20detik]



Ini isi rekaman yang diduga mirip suara Danny Pomanto. Baca di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5 6 7