Round-Up

Prahara Remaja Jakarta Dihamili hingga Dibawa Kabur ke Timur Jawa

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 10 Nov 2020 07:41 WIB
Polda Metro tangkap pria yang bawa kabur dan setubuhi ABG Jaksel.
Polda Metro tangkap pria yang bawa kabur dan setubuhi ABG Jaksel. (Farih/detikcom)


Ortu Harus Perhatian Ekstra

Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait mengatakan dalam masa pandemi COVID-19, peristiwa kekerasan terhadap anak justru tidak ada penurunan. Padahal, kata dia, saat ini anak-anak diharuskan tetap tinggal di rumah demi mencegah penularan wabah virus ini.

"Kan padahal anak harus tinggal di rumah, itu artinya pengawasan orang tua masih sangat lemah. Dari peristiwa ini, Komnas PA mengimbau kepada orang tua agar betul-betul memberikan perhatian ekstra terhadap anak-anak," kata Arist dalam rilis di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (9/11/2020).

Arist menyinggung soal kegiatan belajar di rumah yang kini mulai membuat anak bosan. Dia pun mewanti-wanti para orang tua agar tidak melakukan kekerasan yang bisa mengakibatkan anak ke luar rumah.

"Selama anak stay at home atau sekolah belum tatap muka maka perlu ada ekstra perhatian. Karena anak kita ada yang bunuh diri sekalipun ketika dia belajar online," ujar Arist.

Arist mengimbau orang tua agar memberi ruang komunikasi dengan anak sebesar-besarnya. Jika tidak, kata dia, anak-anak dapat saja mengambil langkah sendiri yang sangat berisiko.

"Saya kira perlu dipikirkan bagaimana anak-anak ini bisa diberikan akses seluas-luasnya komunikasi dengan orang tua. Karena kalau tidak, anak-anak ini akan mengambil sikap sendiri," katanya.

Halaman

(mea/mea)