Round-Up

Jejak Ketua KPK Firli Naik Helikopter hingga Disanksi

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Kamis, 24 Sep 2020 20:35 WIB
Dewan Pengawas KPK menjatuhkan sanksi ringan kepada Ketua KPK Firli Bahuri. Firli terbukti melanggar kode etik terkait naik helikopter mewah saat berkunjung ke Sumsel.
Sidang etik Firli Bahuri (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Sidang etik terhadap Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memasuki babak akhir. Dewan Pengawas (Dewas) KPK memutuskan Firli melanggar kode etik terkait naik helikopter saat kunjungan kerja ke Sumatera Selatan (Sumsel).

Sidang putusan Firli digelar di gedung Anti-Corruption Learning Center (ACLC) KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (24/9/2020) mulai pukul 09.00 WIB.

Setelah sempat ditunda pada 15 September 2020, sidang putusan terhadap Firli tetap digelar meskipun anggota Dewan Pengawas (Dewas) Syamsuddin terjangkit positif virus Corona (COVID-19) dan menjalani perawatan di rumah sakit Pertamina.

Sidang putusan ini merupakan tindak lanjut laporan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) kepada Dewas KPK soal adanya dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Firli karena naik helikopter mewah saat melakukan kunjungan ke Sumsel, yakni dari Palembang ke Baturaja, 20 Juni lalu.

MAKI menyebut Firli menaiki helikopter milik perusahaan swasta dengan kode PK-JTO saat perjalanan dari Palembang menuju Baturaja. Menurutnya, Firli patut diduga melanggar aturan tentang kode etik pimpinan KPK terkait larangan bergaya hidup mewah.

Sidang Firli pun digelar. Dewas KPK memutuskan Firli melangggar kode etik dan memberikan sanksi ringan dengan memberikan teguran tertulis kepada Firli.

Berikut ini jejak Ketua KPK Firli Bahuri naik heli berujung diputus melanggar kode etik:

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4