The Next Ferdian Paleka: YouTuber Ini Prank Kasih Daging Kurban Isi Sampah

Jabbar Ramdhani - detikNews
Sabtu, 01 Agu 2020 18:04 WIB
Video prank YouTuber prank memberi daging kurban yang ternyata berisi sampah (YouTube Edo putra Official)
Video prank YouTuber memberi daging kurban yang ternyata berisi sampah (YouTube Edo putra Official)

Video lalu menunjukkan ibu penerima bingkisan tersebut yang marah dengan membanting pemberian si YouTuber. Dalam sekuen tersebut terdengar suara tertawa terbahak-bahak melihat respons si ibu yang jadi korban prank.

"Kita cari target nih, Gaes. Kita cari emak-emak yang ada depan rumah, kita kasih daging sampah, kita lihat reaksinya, Gaes," katanya.

Mereka lalu menemukan seorang ibu-ibu yang sedang menjemur pakaian di halaman rumah. Si pria berkaus kuning lalu memberikan kresek kepada ibu-ibu tersebut.

"Ini, Bu. Kami ada paket, kan Lebaran nih, kami nak ngasih nih, Bu. Daging, Bu. Ada rezeki dikit, Bu. Terima ya, Bu. Tapi jangan dibuka dulu, Bu. Ini ada sekitar 5 kiloan," ujarnya.

Lalu ditampilkan sekuen saat si ibu membuka kresek tersebut. Dia terlihat membanting sampah yang ada di dalam kresek. Kembali terdengar suara tawa di dalam sekuen tersebut.

Video prank YouTuber prank memberi daging kurban yang ternyata berisi sampah (YouTube Edo putra Official)YouTuber lalu mendatangi kembali ibu-ibu korban prank dan minta maaf dan memberi sejumlah uang (YouTube Edo putra Official)

Di akhir video, YouTuber kembali mendatangi dua ibu-ibu yang jadi korban prank. Mereka meminta maaf dan mengaku memberikan sejumlah uang kepada dua ibu-ibu tersebut. Disebutkan peristiwa ini terjadi di daerah Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Video ini memicu timbulnya kritik tajam dari warganet lainnya. Warganet menganggap prank yang dilakukan YouTuber tersebut tidak pantas ditayangkan meski di ujung video meminta maaf kepada korban.

Tayangnya video ini juga mengingatkan pada kasus YouTuber Ferdian Paleka yang pernah membuat prank membagikan paket sembako yang ternyata berisi sampah.

Terkait video ini, Kabid Humas Polda Sumsel mengingatkan masyarakat agar menggunakan media sosial secara bijak. Dia mengingatkan agar konten yang ditayangkan juga beretika.

Terlebih ini dalam suasana Idul Adha, seharusnya dimaknai dengan meneladani sifat Nabi Ibrahim dalam beramal. Menurutnya, tak pantas bila memberi sesuatu malah dipakai untuk konteks mengerjai (bercanda) tidak hormat terhadap orang tua.

"Saya mengimbau agar bijak dalam bermedia sosial. Karena media sosial ini berada di ruang publik, sehingga kita juga harus memperhatikan etika," kata Kombes Supriadi lewat pesan singkat.

Halaman

(jbr/dnu)