Pria di Banyuasin Tega Pukul Istri-Anak Pakai Tabung Gas 3 Kg hingga Tewas

Raja Adil Siregar - detikNews
Senin, 27 Jul 2020 16:44 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto Ilustrasi Pembunuhan (Thinkstock)
Palembang -

Seorang pria asal Banyuasin, Sumatera Selatan, Rendi Arista (34), tega menghabisi nyawa istri dan anaknya yang berusia 3 tahun. Pelaku memukuli istri dan anaknya karena depresi kena PHK.

"Awal kejadian diketahui saat tersangka RA minta bantuan tetangga agar diantarkan ke bidan berobat. Kondisi mulut berdarah dan leher terikat tali," ujar Kasat Reskrim AKP Ginanjar, Senin (27/7/2020).

Permintaan pertolongan itu, lanjut Ginanjar, terjadi dini hari tadi sekitar pukul 01.00 WIB di Desa Tajamulya, Banyuasin. Setelah tiba dari bidan, Rendi mengaku ingin bunuh diri.

"Dia bilang sama tetangganya sedang ada masalah keluarga, ingin bunuh diri. Setelah dari bidan itu dia pulang ambil mobil, terus pergi lagi," kata Ginanjar.

Merasa curiga, tetangganya, Andra, masuk ke rumah yang tidak terkunci. Andra kaget melihat istri Rendi, Yuti Kontesa (30), dan putranya, Rajata Baikal (3), tewas.

"Istri dan anak tersangka meninggal akibat dipukul tabung gas 3 kg di kepala. Kalau untuk tersangka kami amankan pagi tadi di Musi Banyuasin," imbuh Ginanjar.

Ketika diamankan, Rendi berada di dalam mobil minibus BG-1191-JF miliknya. Namun kondisinya lemas dan mulut mengeluarkan busa.

"Tersangka saat ini kondisinya kritis akibat meminum racun serangga. Untuk motifnya depresi karena tersangka di-PHK dari tempat kerja, juga akibat narkoba," katanya.

Tonton video 'Kesal Dimintai Duit Belanja, Suami di Sumsel Tega Aniaya Istri!':

[Gambas:Video 20detik]



(ras/idn)