Round-Up

Deretan Definisi Baru Terkait Corona yang Perlu Kamu Tahu

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 08:02 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi Corona (Edi Wahyono)
Jakarta -

Pemerintah telah memperbarui definisi-definisi terkait pandemi virus Corona (COVID-19). Berikut deretan definisi baru terkait Corona yang perlu kamu ketahui.

Sebagaimana diketahui, pemerintah melelui Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengganti sejumlah istilah terkait Corona.

Penggantian istilah itu tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) seperti dilihat detikcom, Senin (13/7/2020). Keputusan Menkes itu diteken Terawan pada 13 Juli hari ini.

Perubahan definisi mengenai ODP, PDP, hingga OTG ini tercantum dalam bab III terkait surveilans epidemiologi. Kini istilah-istilah mengenai penanganan Corona tersebut diganti dengan 3 sebutan baru yakni kasus suspek, kasus probable, hingga kasus konfirmasi tanpa gejala (asimptomatik).

"Pada bagian ini, dijelaskan definisi operasional kasus COVID-19 yaitu kasus suspek, kasus probable, kasus konfirmasi, kontak erat, pelaku perjalanan, discarded, selesai isolasi, dan kematian. Untuk kasus suspek, kasus probable, kasus konfirmasi, kontak erat, istilah yang digunakan pada pedoman sebelumnya adalah Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Tanpa Gejala (OTG)," demikian tertulis dalam aturan tersebut.

Tonton video 'Tak Ada Lagi ODP-PDP, Ini Makna Istilah Suspek hingga Probable':

Berikut ini pengertian definisi baru terkait Corona yang tertuang dalam Kepmenkes:

Selanjutnya
Halaman
1 2 3