detikNews
Rabu 30 Januari 2019, 00:05 WIB

Diperiksa 7 Jam, KPU Dicecar 20 Pertanyaan soal Alasan OSO Tak Masuk DCT

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Diperiksa 7 Jam, KPU Dicecar 20 Pertanyaan soal Alasan OSO Tak Masuk DCT Ketua KPU Arief Budiman dan komisioner KPU Pramono Ubaid Thantowi usai dimintai klarifikasi di Polda Metro Jaya terkait laporan Ketum Hanura OSO (Foto: Samsudhuha Wildansyah/detikcom)
Jakarta - Ketua KPU Arief Budiman dan komisioner KPU Pramono Ubaid Thantowi selesai diperiksa polisi terkait laporan dari pihak Ketum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO). Pramono mengaku dicecar 20 pertanyaan terkait sikap KPU kepada OSO.

"20 pertanyaan seputar alasan-alasan kenapa KPU mengambil sikap yang sudah kita lakukan selama ini, kronologinya bagaimana, ya itulah kronologi lalu alasan-alasan itulah yang ditanyakan," kata Pramono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (29/1/2019).


Pramono mengatakan dirinya dan Arief sama-sama dicecar pertanyaan serupa dan berjumlah 20 pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan itu hanya untuk mengklarifikasi sikap KPU selama ini terkait laporan OSO.

"Ya kenapa KPU mengambil sikap itu ya kita jelaskan sebagaimana argumen-argumen kita jelaskan. KPU dalam menjalankan tahapan-tahapan Pemilu itu berdasarkan pada sumber-sumber hukum yang selama ini kita yakini dan sumber hukum paling tinggi konstitusi," ungkap Pramono.


Terkait pelaporan OSO, Pramono mengatakan KPU sudah memberikan kesempatan kepada OSO agar namanya dapat masuk ke dalam daftar calon tetap (DCT). Pramono mengatakan KPU sudah memberikan kesempatan dua kali ke OSO.

"Jadi kita memberikan kesempatan dua kali setelah penetapan DCT tanggal 20 September, kita dua kali memberikan kesempatan pada Desember dan Januari itu bagian dari kita menjalankan keputusan MA, PTUN, dan putusan Bawaslu," kata Pramono.


Dia mengatakan siap memberikan keterangan jika dipanggil kembali. Namun Pramono belum tahu apakah akan ada panggilan lanjutan.

Pada pemeriksaan hari ini, Pramono mengaku sudah tiba pada pukul 14.00 WIB. Sementara Arief tiba di Polda Metro Jaya pukul 16.00 WIB. Keduanya selesai jalani pemeriksaan sekitar pukul 23.00 WIB. Pemeriksaan dilakukan di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum, Polda Metro Jaya.


Sebelumnya, KPU dilaporkan pihak OSO ke Polda Metro Jaya pada Rabu (16/1) dengan tanda bukti lapor bernomor TBL/334/1/2019/PMJ/Dit.Reskrimum dengan pihak terlapor Ketua KPU Arief Budiman beserta komisioner lainnya, yakni Hasyim Asy'ari, Ilham Saputra, dan Pramono Ubaid. OSO melaporkan KPU dengan tuduhan tidak melaksanakan perintah UU/putusan PTUN dan Bawaslu dengan Pasal 421 KUHP juncto Pasal 216 ayat (1).
(jbr/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed