Sekilas Jatim: Takmir Masjid Setubuhi 6 Bocah-Terduga Teroris Ditangkap

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Selasa, 30 Mar 2021 23:36 WIB
MYD (57) telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencabulan dan persetubuhan anak di bawah umur. Aksi bejat itu dilakukan tersangka di atas sajadah.
Barang bukti dalam kasus pencabulan dan persetubuhan anak di bawah umur/Foto: Erliana Riady/detikcom
Surabaya -

Hari ini ada sejumlah berita dari Jatim yang menarik banyak pembaca. Seperti soal sisi lain takmir masjid yang menyetubuhi 6 bocah, hingga soal penangkapan terduga teroris di Tulungagung.

Sisi Lain Takmir Masjid yang Setubuhi 6 Bocah

Polisi telah menetapkan MYD (57) sebagai tersangka kasus pencabulan dan persetubuhan anak di bawah umur. Terlepas dari kasus itu, takmir masjid ini mengaku memiliki riwayat kelam soal pelecehan seksual. Warga Kecamatan Nglegok ini mengaku dengan sadar mencabuli dan menyetubuhi 6 anak di desanya. Nafsu birahinya yang tinggi tak bisa disalurkan dengan sang istri yang kerap memberikan penolakan.

MYD mengaku sudah menjadi korban pelecehan seksual saat masih kecil. Pelecehan itu terjadi ketika dia berada di dalam sebuah musala usai jemaah salat isya.

"Saya waktu kecil juga digitukan sewaktu di musala. Sudah umum (sodomi) kayak gitu. Pas tidur musala tiba-tiba sudah ada orang di atasnya, disuruh ngempit. Semua orang juga sudah tahu. Sudah umum banyak yang melakukan," ucap MYD di depan wartawan, Senin (29/3/2021).

"Saya sudah merasa kalau akan tertangkap. Saya pasrah, karena saya yakin ini jalan saya untuk taubat di dalam penjara," imbuhnya.

Jika pelaku sudah menjadi korban pelecehan seksual sejak masih bocah, apakah dia juga melakukan hal serupa kepada bocah-bocah lelaki di desanya?

"Gak sampai begitu (sodomi). Hanya saya suruh oral saja. Tapi gak ingat berapa jumlahnya. Kalau yang saling sayang hanya satu, ya sudah sampai tua umurnya," jawab dia dengan suara lirih.

Selain jadi korban pelecehan seksual waktu kecil, takmir masjid itu juga mengaku punya gemblak'an. Gemblak merupakan istilah awam bagi masyarakat Blitar untuk menyebut pasangan sejenis bagi pria. MYD mengaku punya pasangan sejenis itu sejak beranjak dewasa.

Pasangannya bertahan bertahun-tahun sampai usia mereka sama-sama tua. Hubungan mereka baru berakhir ketika pria pasangan MYD memutuskan pindah ke lain daerah.

"Kalau yang saling sayang hanya satu. Ya sejak dulu sampai sama-sama tua ini. Pisahannya karena dia pindah gak tau ke mana," jawab MYD.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3