Nani Akui Nekat Kirim Takjil Sianida ke Aiptu Tomi karena Ditinggal Nikah

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 01 Nov 2021 15:15 WIB
Suasana persidangan kasus takjil sianida di PN Bantul, 1/11/2021
Suasana persidangan kasus takjil sianida di PN Bantul, Senin (1/11/2021). (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Bantul -

Terdakwa kasus takjil sianida yang menewaskan seorang bocah di Bantul. Nani Aprilliani Nurjaman, kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bantul. Di persidangan, Nani mengungkapkan alasan meracuni Tomi, fakta terkait sianida hingga kebenaran sosok Robi.

Sidang tersebut dipimpin oleh hakim ketua Aminuddin dan hakim anggota Sigit Subagyo serta Agus Supriyana. Sedangkan dari dari tim jaksa penuntut umum (JPU) terdiri dari Sulisyadi, Meladissa Arwasari, Nur Hadi Yutama dan Ahmad Ali Fikri Pandela.

Selanjutnya untuk ketiga penasihat hukum terdakwa yakni R Anwar Ary Widodo, Fajar Mulia dan Wanda Satria Atmaja. Adapun sidang tersebut berlangsung di ruang sidang Cakra I, PN Bantul, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul.

Kepada majelis hakim, Nani mengaku nekat menjadikan Aiptu Yohanes Tomi Astanto sebagai target takjil sianida karena kerap dibohongi. Terlebih, Nani mengaku mengetahui Tomi telah menikah pada tahun 2020.

"Tujuannya ke Tomi. Karena sakit hati beliau menikah diam-diam di belakang saya ketika menjalin hubungan. Maksud saya kalau mau sama yang lain silakan tapi bilang," kata Nani saat persidangan di PN Bantul, Senin (1/11/2021).

Apalagi, Tomi pernah berjanji menikahinya saat awal menjalin hubungan pada tahun 2017. Sehingga Nani merasa dibohongi selama ini oleh Tomi.

"Dan ketahuan menikah tahun 2020 itu saja karena dia keceplosan. Tapi (Tomi) tidak mau meninggalkan saya, ya sudah jalani saja," ujarnya.

Bahkan, Nani mengaku masih menjalin hubungan dengan Tomi hingga awal tahun 2021. Selain itu, keduanya mengaku masih berkomunikasi.

"Tahun 2021 kalau tidak Februari ya Maret. Terakhir komunikasi itu bilang kalau mau ke luar kota," ucapnya.

Kemudian hakim anggota menanyakan terkait kepemilikan rumah di Kapanewon Piyungan, Bantul, milik Nani. Kepada hakim, Nani mengaku rumah tersebut bukan dari Tomi.

"Itu rumah saya, beli sendiri," jawab Nani.

Menyoal status nikah siri dengan Tomi, Nani mengaku tidak pernah nikah siri dengan Tomi. "Tidak yang mulia," kata Nani.


Selanjutnya: Nani ngaku tak paham efek sianida

Simak Video: Jerat Pasal Pembunuhan Berencana untuk Nani Peracik Takjil Sianida

[Gambas:Video 20detik]