Divonis Hari Ini, Begini Perjalanan Kasus Raja-Ratu Keraton Agung Sejagat

Rinto Heksantoro, Ristu Hanafi - detikNews
Senin, 14 Sep 2020 10:49 WIB
Keraton Agung Sejagat
Ilustrasi Keraton Agung Sejagat. (Ilustrator: Edi Wahyono)

22 Januari 2020

Ratu Keraton Agung Sejagat Fanni Aminadia akhirnya buka suara sepekan setelah ditangkap polisi. Ia mengungkapkan alasan ia menangis saat jumpa pers pertama soal kasusnya adalah ternyata dia tak sejalan dengan Raja Toto Santoso soal Keraton Agung Sejagat.

Saat jumpa pers Rabu (15/1), Kapolda Jawa Tengah saat itu yakni Komjen Rycko Amelza Dahniel memberikan keterangan resmi terkait kasus ini untuk pertama kalinya. Di tengah proses jumpa pers, Fanni terlihat menangis dan sesekali menggelengkan kepala.

Fanni akhirnya mengungkap alasannya menangis saat itu. Dia mengaku menangis karena mengetahui beberapa hal baru lewat jumpa pers tersebut.

Dia tidak mau membeberkan apa hal baru apa itu. Namun Fanni mengiyakan hal baru itu salah satunya soal penggalangan dana.

"Ya salah satunya (penggalangan dana)," kata Fanni di Mapolda Jawa Tengah, Semarang, Rabu (22/1/2020).

Menurut Fanni, konsep kirab Keraton Agung Sejagat yang mereka lakukan hanya kegiatan seni dan budaya. Ia mengaku tidak sampai menelisik hingga sejarah.

"Kalau aku, perspektifku budaya, seni, tidak berandai yang lainnya. Semuanya, background itu, saya ke situ, sesederhana itu," kata Fanni.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5 6