Chat Dosen Soal Kontrak Kuliah Ramai di Medsos, Pentingkah Buat Kesepakatan?

Kristina - detikNews
Sabtu, 12 Sep 2020 20:23 WIB
Chat dosen soal kontrak perkuliahan, Sabtu (12/9/2020).
Foto: Chat dosen soal kontrak perkuliahan, Sabtu (12/9/2020).(Tangkapan layar Twitter @collegemenfess)
Yogyakarta -

Tangkapan layar chat WhatsApp (WA) dosen dan mahasiswa terkait kontrak perkuliahan ramai di media sosial. Dalam percakapan tersebut sang dosen bersikap santai tak memakai kontrak perkuliahan terhadap mahasiswanya.

Tangkapan layar itu diposting akun @collegemenfess dengan keterangan, "(cm) Dosenku ketika ditanya tentang kontrak perkuliahan."

Kemudian sang dosen menjawab sebagai berikut:

Kontrak kalian sama orang tua kalian dek. Karena pertanggung jawabannya sama mereka. Kelas saya tidak pakai kontrak kontrak. Biar perusahaan saja yang pakai kontrak. Sayahanya berharap teman-teman membaca apa yang saya berikan.

Nilai itu hanya sebatas angka di atas kertas. Saya gampang saja memberi teman teman emapat semua. Saya tidak rugi untuk itu. Tapi yang membedakan nilai-nilai adalah apakah teman-teman belajar sesuatu atau tidak.

Belajar saja. Membaca saja. Nilai kalian akan menyusul. Jangan belajar hanya karena mau nilai. Belajarlah karena ingin mengetahui sesuatu

Postingan ini mendapat banyak perhatian dari netizen. Sejak diposting pada kemarin siang, hingga saat ini sudah disukai oleh ratusan netizen dan di-retweet puluhan akun.

Beberapa di antaranya merasa iri dan ingin punya dosen sesantai itu. Ada juga yang merasa sangsi, karena curiga bisa saja di akhir semester ternyata dosen santai yang tak minta kontrak perkuliahan ternyata pelit memberi nilai.

Misalnya akun @BukanBarbar yang mencuit, "Ada yg begini. Santai.. santai.. Endingnya pelit nilai ga ada yang A."

Ada juga komentar dari akun @jenathray, "@hecticbgt acem ni wak dosen kita gini ga modelnya?"

"dosen kita macem gini rajin aku belajar suer la," jawab akun @hecticbgt.

Lalu, sebenarnya apa itu kontrak perkuliahan? Pentingkah mahasiswa dan dosen bersepakat di awal semester?

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerjasama Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Dr Dyah Kumalasari menyebut kontrak perkuliahan wajib diadakan oleh dosen dan dihadiri oleh mahasiswa untuk mencapai kesepakatan bersama.

"Setiap mata kuliah ketika awal dosen memulai pertemuan pertama itu kan makanya mahasiswa wajib hadir," kata Dyah saat dihubungi detikcom, Sabtu (12/09).

Kontrak perkuliahan atau biasa disebut juga kontrak belajar diberikan bersamaan dengan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) pada saat masuk kuliah pertama kali. Adapun RPS mencakup tentang materi yang akan dipelajari termasuk bahan rujukan yang akan digunakan.

Selanjutnya
Halaman
1 2