Pilkada 2020

Drama Pengurus Parpol Mundur-Dicopot Warnai Pilkada di Jateng-DIY

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 04 Sep 2020 08:16 WIB
Ilustrasi Fokus Nasib Pilkada Langsung (Andhika Akbaransyah)
Foto: Ilustrasi Fokus Nasib Pilkada Langsung (Andhika Akbaransyah)
Yogyakarta -

Dinamika politik menjelang pendaftaran peserta Pilkada di Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diwarnai drama pencopotan dan aksi mundur ramai-ramai pengurus partai. Paling santer yakni PAN di Sleman dan Solo serta NasDem Sukoharjo.

Dinamika politik internal yang memanas terkait rekomendasi Pilkada yang pertama yakni PAN Sleman. Perbedaan pandangan mulai terlihat saat DPP PAN mengeluarkan SK untuk mengusung istri Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo yakni Kustini dan Danang Maharsa yang merupakan anggota DPRD dari F-PDIP. Keduanya juga sudah lebih dulu mengantongi rekomendasi dari PDIP.

Sedangkan Ketua Tim Pilkada DPD PAN Sleman Sekarmaji menjelaskan DPD telah melakukan tahapan untuk penjaringan dan penyaringan bakal calon untuk Pilkada Sleman 2020. Menurutnya, ada dua calon yang sah mendaftar melalui DPD PAN Sleman yakni Anak Amien Rais, Mumtaz Rais dan Ketua DPD PAN Sleman, Sadar Narima.

Seperti diketahui, Mumtaz yang merupakan anak Amien Rais itu telah menyatakan mundur dari kontestasi Pilkada Sleman. Dia beralasan ingin fokus menjadi pengurus DPP PAN dan sempat bicara soal kesiapannya menjadi menteri Presiden Joko Widodo.

Kembali ke rekomendasi untuk Kustini-Danang, Sekarmaji menyebut DPP PAN inkonsisten.

Dia kemudian menjelaskan bahwa sesuai AD/ART di partainya, penyaringan dan penjaringan bakal calon kepala daerah dilakukan lewat DPD dan dikirim ke DPP melalui DPW. Sedangkan nama Kustini, kata Sekarmaji, tak pernah mendaftar di DPD PAN Sleman.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3