Jabar Banten Hari Ini: Korupsi Soal Madrasah Rp 16 M-Gurandil Usik Warga Baduy

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 23 Apr 2021 21:23 WIB
Warga Baduy Banten
Warga Baduy menyampaikan kesedihan lantaran aksi gurandil merusak hutan larangan di Gunung Liman. (Foto: tangkapan layar video viral)

Nekat Mudik ke Bandung Siap-siap Dikarantina!

Pemkot Bandung mengimbau warga agar tidak melakukan mudik lebaran. Warga yang nekat mudik akan dikarantina pemerintah.
Oded mengatakan, aturan mudik ini diseluruh sejalan dengan aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

"Prinsipnya mudik kebijakannya dilarang. Karena itu sudah merupakan kebijakan pusat, kami Kota Bandung sama dengan pusat," kata Oded usai memimpin rapat terbatas (ratas) bersama Forkompimda Kota Bandung di Balai Kota Bandung, Jumat (23/4/2021).

Ia mengungkapkan pada pelaksanaannya nanti dari Tanggal 22 April sampai 24 Mei, terminal, stasiun dan bandara ditutup sementara.

"Teknis di lapangan, kalau untuk kendaraan umum secara teknis semua terminal tutup, bandara dan stasiun ditutup sementara," ungkapnya.

Diakuinya yang akan menjadi persoalan yakni kendaraan pribadi. Pihaknya akan bekerjasama lintas wilayah untuk melakukan penyekatan. "Jadi persoalan bagi kendaraan pribadi, tentu untuk kendaraan pribadi, kita akan memperkuat koordinasi lintas wilayah," ujarnya.

Untuk titik penyekatan, pihaknya akan berkoordinasi dengan wilayah lain dan menunggu instruksi dari Provinsi Jawa Barat. "Nanti tim teknis di bawah komando Pak Sekda akan adakan rapat koordinasi lintas wilayah sambil nunggu kebijakan dari Provinsi Jabar. Prinsipnya rapat koordinasi suatu keniscayaan," ujar Oded.

Sementara itu, Oded menyebut, untuk mudik lokal atau masih di wilayah Bandung Raya diperbolehkan. "Mudik lokal boleh, wilayah Bandung Raya masih," kata Oded.

Begitupun dengan wisata di wilayah Bandung Raya diperbolehkan. Namun untuk warga luar kota, Oded kembali menegaskan tidak boleh mudik dan berwisata ke Bandung.

"Wisata hanya untuk wilayah Bandung. (Tapi) baik wisata atau mudik dari luar kota enggak boleh," ujarnya.

Ia menyebut warga yang nantinya tidak terhalau penyekatan akan dikarantina di wilayahnya masing-masing. "Kalau ada yang lolos, akan dikarantina di RT/RW, kalau ada yang lolos ya," ucap Oded.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5