Jejak Sutami di Gedung MPR/DPR
Kubah berwarna hijau, oleh arsiteknya, diibaratkan sebagai kepakan sayap burung. Ditemukan dari cetakan kue serabi.
Selengkapnya...
Kubah berwarna hijau, oleh arsiteknya, diibaratkan sebagai kepakan sayap burung. Ditemukan dari cetakan kue serabi.
Selengkapnya...
Pada awal 1961, jembatan ini dibangun untuk mengurai kemacetan lalu lintas dari empat arah menuju Senayan ketika ada aktivitas akbar.
Selengkapnya...
Selain jalan Cawang-Priok, Amerika disebut membantu proyek Jembatan Semanggi. Bagian dari barter pembebasan Allen Lawrence Pope?
Selengkapnya...
Dengan teknik beton pratekan, mahakarya Sutami ini menghemat besi untuk beton. Diwarnai persaingan dengan gurunya, Prof Roosseno.
Selengkapnya...
"Mereka mendompleng pengaruh orang tuanya untuk menggaruk ribuan juta yuan. Tentu saja rakyat marah. Mereka pantas marah."
Selengkapnya...
"Kalian bisa menyebut dana itu untuk 'memutar roda'.... Atau boleh juga menyebutnya sebagai dana lobi untuk membuka jalan."
Selengkapnya...
"Pak, bagaimana caranya seseorang bisa jadi tapol?"
Selengkapnya...
Selepas dari Pulau Buru, Lukas Tumiso berbisnis bahan bangunan. Dibantu pelawak, diganggu preman.
Selengkapnya...
Hidup Trikoyo bak roller coaster. Pernah kerja di bank, dekat elite penguasa, lalu dibuang ke Pulau Buru. Tak dendam pada Soeharto.
Selengkapnya...