Mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte hadir secara langsung dalam persidangan di Mahkamah Pidana Internasional (ICC) di Den Haag, Belanda, terkait dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan. Penampilan Duterte saat menghadiri sidang tersebut membuat pangling.
Dilansir BBC, Kamis (17/9), Duterte menghadapi dakwaan terkait perang melawan narkoba selama masa pemerintahannya, yang dituduh menyebabkan puluhan ribu pengedar dan pengguna narkoba skala kecil dieksekusi tanpa melalui proses hukum.
Pria berusia 81 tahun itu mengenakan setelan jas berwarna gelap dan kemeja putih saat menghadiri persidangan pada Rabu.
Ini merupakan penampilan langsung pertamanya sejak ditangkap di Manila, 18 bulan lalu.
Duterte tidak menyampaikan pernyataan apa pun selama persidangan. Namun, ketika sidang berakhir, dia terlihat melambaikan tangan kepada anggota keluarganya yang berada di galeri pengunjung.
Rodrigo Duterte telah ditahan di Den Haag sejak Maret 2025.
Sebelumnya, Duterte mengikuti proses persidangan melalui sambungan video dan sempat beberapa kali tidak menghadiri sidang yang dijadwalkan.
Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menggelar sidang status pada Rabu setelah tim pengacara Rodrigo Duterte berargumen bahwa kondisi kesehatan mantan presiden Filipina itu yang terus memburuk membuatnya tidak layak untuk menjalani persidangan. Sidang perdana dalam kasus ini dijadwalkan berlangsung pada 30 November mendatang.
(maa/maa)