×
Ad

Trump Serukan Menyerah, Iran Klaim Menang Perang dan Diplomasi!

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 18 Agu 2026 17:29 WIB
Menlu Iran Abbas Araghchi (dok. REUTERS/Mohamed Azakir/File Photo)
Teheran -

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa Teheran telah "memenangkan perang sekaligus diplomasi". Ini disampaikannya setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerukan agar Iran menyerah untuk mengakhiri konflik dengan AS.

Araghchi, seperti dilansir Anadolu Agency dan TRT World, Selasa (18/8/2026), mengatakan bahwa Teheran bertempur dengan caranya sendiri dan memaksa pihak-pihak yang semula menuntut "penyerahan diri tanpa syarat" -- merujuk pada seruan Trump terhadap Iran di awal perang -- untuk beralih ke meja perundingan.

Berbicara dalam sebuah acara pada Selasa (18/8), menurut laporan kantor berita Tasnim, Araghchi mengatakan bahwa Iran telah bertahan selama berhari-hari melawan apa yang dia gambarkan sebagai "kekuatan militer terbesar di dunia", yang didukung oleh pasukan yang juga mengklaim memiliki kekuatan militer.

Hampir seluruh negara Barat dan beberapa negara lainnya di dalam atau di luar kawasan, sebut Araghchi, juga mendukung AS selama perang berkecamuk.

"Mereka yang menuntut penyerahan diri tanpa syarat, tak lama setelah perang dimulai, justru memohon untuk melakukan negosiasi," kata Araghchi dalam pernyataannya.

Dia mengklaim bahwa Iran pada awalnya menolak gencatan senjata, dan terus bertempur hingga mencapai titik di mana pihak lawan yang akhirnya menerima gencatan senjata dan negosiasi "sesuai dengan ketentuan Iran".

"Kami bertempur dengan kekuatan, dan kami melakukan negosiasi dengan kekuatan," ucap Menlu Iran tersebut.

Araghchi menambahkan bahwa banyak Menlu dari berbagai negara yang mengatakan kepadanya: "Anda telah memenangkan baik perang maupun diplomasi."




(nvc/ita)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork