Pemerintah Pakistan berang atas serangan kelompok pemberontak Houthi terhadap sebuah kapal di Laut Merah, yang menewaskan tiga warganya.
Otoritas penjaga pantai Yaman sebelumnya mengatakan pada hari Selasa (11/8), bahwa serangan oleh pemberontak yang didukung Iran tersebut menewaskan enam orang, termasuk tiga warga Pakistan dan seorang warga negara Indonesia (WNI).
Sejauh ini belum ada komentar resmi dari Houthi tentang serangan tersebut.
"Saya telah mengetahui dengan keprihatinan mendalam tentang insiden yang disayangkan ini," tulis Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar di media sosial X, dilansir kantor berita AFP, Rabu (12/8/2026). Dia membenarkan bahwa tiga warga Pakistan tewas dan satu lainnya terluka dalam serangan tersebut.
"Pakistan mengutuk keras serangan Houthi terhadap kapal komersial non-tempur," tambah Dar.
Pakistan memiliki pakta pertahanan dengan Arab Saudi -- yang diperluas pekan lalu dengan menyertakan Turki -- dan menjadi mediator antara Iran dan Amerika Serikat dalam upaya mencari solusi atas konflik mereka.
Beberapa analis mempertanyakan apakah Islamabad akan menghadapi tantangan dalam mempertahankan netralitas karena semakin banyak negara yang terlibat dalam pertempuran di Timur Tengah.
(ita/ita)