Memanas! Pakistan Berang Serangan Houthi Tewaskan 3 Warganya

Memanas! Pakistan Berang Serangan Houthi Tewaskan 3 Warganya

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 12 Agu 2026 15:23 WIB
Rudal milik kelompok Houthi (Foto: REUTERS/Khaled Abdullah)
Rudal milik kelompok Houthi (Foto: REUTERS/Khaled Abdullah)
Jakarta -

Pemerintah Pakistan berang atas serangan kelompok pemberontak Houthi terhadap sebuah kapal di Laut Merah, yang menewaskan tiga warganya.

Otoritas penjaga pantai Yaman sebelumnya mengatakan pada hari Selasa (11/8), bahwa serangan oleh pemberontak yang didukung Iran tersebut menewaskan enam orang, termasuk tiga warga Pakistan dan seorang warga negara Indonesia (WNI).

Sejauh ini belum ada komentar resmi dari Houthi tentang serangan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya telah mengetahui dengan keprihatinan mendalam tentang insiden yang disayangkan ini," tulis Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar di media sosial X, dilansir kantor berita AFP, Rabu (12/8/2026). Dia membenarkan bahwa tiga warga Pakistan tewas dan satu lainnya terluka dalam serangan tersebut.

"Pakistan mengutuk keras serangan Houthi terhadap kapal komersial non-tempur," tambah Dar.

Pakistan memiliki pakta pertahanan dengan Arab Saudi -- yang diperluas pekan lalu dengan menyertakan Turki -- dan menjadi mediator antara Iran dan Amerika Serikat dalam upaya mencari solusi atas konflik mereka.

Beberapa analis mempertanyakan apakah Islamabad akan menghadapi tantangan dalam mempertahankan netralitas karena semakin banyak negara yang terlibat dalam pertempuran di Timur Tengah.

"Kami sedang berhubungan dengan otoritas Saudi terkait, serta Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, untuk memastikan detail lebih lanjut tentang insiden tersebut dan keadaan di sekitarnya," kata Dar.

Berdasarkan pakta pertahanan Pakistan, Arab Saudi dan Turki, serangan terhadap salah satu dari tiga negara tersebut akan dianggap sebagai serangan terhadap semua negara. Namun, Pakistan menekankan bahwa pakta pertahanan yang ditandatangani di Makkah, Arab Saudi itu bersifat "murni defensif" dan "tidak ditujukan terhadap negara mana pun".

Menteri Dalam Negeri Pakistan, Mohsin Naqvi, saat ini berada di Iran untuk membahas keamanan regional, kata kantor luar negeri Pakistan pada hari Rabu (12/8).

Lihat juga Video: Taliban Klaim Tewaskan 58 Tentara Pakistan dalam Baku Tembak

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Berita Terkait