Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa Teheran akan mempertahankan wilayahnya. Namun, Pezeshkian juga menegaskan bahwa Iran tidak berniat melanjutkan atau memperluas perang.
"Konflik, baik di area sekitar, kota, negara, maupun antar negara, merupakan penyakit yang muncul," ucap Pezeshkian saat berbicara kepada media pemerintah Iran, seperti dilansir Iran Internasional, Selasa (4/8/2026).
"Kami akan mempertahankan perbatasan kami, namun kami tidak berniat memperluas perang ataupun melanjutkannya," tegas Presiden Iran tersebut.
Pezeshkian mengaitkan keamanan nasional Iran dengan kohesi domestik, dan berargumen bahwa mengatasi perpecahan internal dalam membantu mencegah campur tangan asing.
"Di tengah situasi ini, kita harus berupaya membangun masyarakat yang sehat, agar musuh tidak tergoda untuk menyusup, merusak tatanan sosial kita, dan menghancurkannya," cetusnya.
Sementara itu, dalam cuplikan wawancara dengan televisi pemerintah Iran, Pezeshkian membantah laporan yang menyebut dirinya akan mengundurkan diri dari jabatannya. Dia berjanji untuk tetap menjabat sebagai Presiden Iran.
"Kami berkoordinasi sepenuhnya dengan pasukan militer. Saya tidak akan mundur, dan saya akan tetap teguh," kata Pezeshkian dalam wawancara tersebut.
"Jika saya mundur, saya akan mengumumkannya secara resmi," imbuhnya.
(nvc/ita)